Comscore Tracker

Penyakit Alzheimer yang Belum Familier bagi Warga Kalsel

Penyakit yang menyerang fungsi otak

Banjarmasin, IDN Times - Penyakit alzheimer atau persoalan saraf yang menyebabkan penurunan fungsi otak tentang ingatan jangka pendek dan panjang manusia. Penyakit yang diperingati setiap jatuh pada Bulan September ini. 

Namun penyakit ini ternyata belum begitu familier bagi masyarakat di Kalimantan Selatan (Kalsel).  Apalagi Kementerian Kesehatan juga belum menetapkan standar penanganan khusus dalam penanganan alzheimer seperti halnya penyakit-penyakit lain. 

1. Dianggap bukan penyakit berbahaya

Penyakit Alzheimer yang Belum Familier bagi Warga KalselKepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel dr Diauddin, Jumat (23/9/2022). (IDN Times/Hamdani)

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel dr Diauddin mengatakan, alzheimer suatu jenis penyakit yang menyerang fungsi otak manusia. Meskipun begitu, jenis penyakit ini terbilang langka dialami manusia. Termasuk jumlahnya nyaris tidak ada di Kalsel.

Meskipun memang penanganannya harus ditangani dokter ahli saraf di bidangnya. 

"Kalsel tidak ada laporan masuk terkait penyakit alzheimer ini dan ini memang bukan kategori penyakit yang berbahaya. Namun tidak salahnya kita mengetahui ciri-ciri penyakit ini yakni terganggu fungsi motorik otak dalam setiap pergerakan tubuh," katanya kepada IDN Times, Rabu (21/9/2022). 

2. Terbilang masih jarang para tokoh mengidap penyakit ini

Penyakit Alzheimer yang Belum Familier bagi Warga Kalselilustrasi lansia dengan penyakit Alzheimer (aarp.org)

Diauddin mengatakan, kasus penurunan fungsi saraf relatif langka menimpa manusia. Kasus paling terkenal menimpa petinju dunia Muhammad Ali, di mana ia positif mengidap penyakit parkinson. 

Sama-sama penyakit penurunan fungsi saraf, ada perbedaan antara alzheimer dan parkinson. Khususnya soal bagaimana ciri-ciri sekaligus proses penanganannya.

Alzheimer merupakan penyakit fungsi saraf yang menyebabkan terjadi penurunan kemampuan ingatan seseorang, sedangkan parkinson penurunan fungsi fisik manusia. 

Hal tersebut yang membuat Muhammad Ali mengalami kesulitan dalam menggerakkan seluruh tubuhnya. 

"Tapi di negara kita tidak tahu dan di Kalsel juga belum ada laporan, tapi saya yakin ini ada hanya saja mungkin tidak terlaporkan," kata Diauddin. 

"Ini bukan penyakit yang aneh, namun kasusnya tidak terekam oleh dinas kesehatan. Alasannya karena penyakit ini bukan penyakit yang menular dan tidak berbahaya bagi langsung banyak orang."

3. Penyebab penyakit alzheimer

Penyakit Alzheimer yang Belum Familier bagi Warga Kalselkalapa-clinic.com

Secara medis belum diketahui secara pasti penyebab penyakit alzheimer, termasuk pula cara penanganannya. 

Dalam hal ini, Diauddin menduga, penyakit ini disebabkan oleh benturan fisik terjadi di kepala. Seperti sudah dialami para atlet olahraga tinju dan bela diri lainnya. 

Selain itu, ada kemungkinan disebabkan faktor organik bertambahnya usia pada manusia. Aktivitas membaca dan berinteraksi kemungkinan mampu mencegah penyakit ini pada manusia. 

"Saya rasa penyakit ini berpotensi kepada olahraga seperti tinju yang sering terjadi benturan kepada kepala. Kemudian faktor organik di mana usia yang sudah tua sehingga bisa berdampak pada penyakit ini," tuturnya.

4. Warga Banjarmasin awam tentang alzheimer

Penyakit Alzheimer yang Belum Familier bagi Warga Kalselilustrasi lansia dengan penyakit Alzheimer (indiatoday.in)

Sementara itu, sejumlah warga Banjarmasin tidak ada satu pun yang mengetahui tentang penyakit alzheimer. Seperti Fudail yang berdalih jenis penyakit ini tidak banyak dialami masyarakat sehingga keberadaannya tidak perlu diwaspadai. 

"Karena tidak begitu dipublis, jadi wajar saja banyak warga yang belum tahu termasuk saya," katanya.

Demikian juga Frans sekadar mengetahui penyakit ini berdasarkan pemberitaan media massa. Di mana penyakit ini, sepengetahuannya, menyerang fungsi otak dan motorik fungsi fisik manusia. Selebihnya soal alzheimer,  ia langsung angkat tangan.  

"Ada gangguan otak pada petinju itu, selebihnya penyakit ini saya tidak tahu," bebernya.

Baca Juga: Video Mesum Pasangan Sesama Jenis di Banjarmasin, Polisi Turun Tangan

Topic:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya