Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Borneo FC Pantang Pilih Kompetisi, Siap Harumkan Indonesia di Asia
Pesepak bola Borneo FC Samarinda Kaio Nunes Ferreira (kanan) berusaha melewati adangan penjaga gawang Semen Padang FC Arthur Augusto Da Silva (kiri) dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (25/4/2026). ANTARA FOTO/Taufiq Septiawan/mrh/nym.
  • Borneo FC Samarinda menegaskan akan menjalani Super League, League Cup, Shopee Cup, dan AFC Challenge League secara serius tanpa memilih prioritas kompetisi.
  • Klub membenahi skuad dengan merekrut Van Basty dari Persija Jakarta dan masih melanjutkan pencarian pemain untuk menghadapi jadwal musim 2026/2027 yang padat.
  • Borneo FC menargetkan langkah jauh di kompetisi Asia, membawa nama Samarinda dan Indonesia, serta menolak sekadar menjadi pelengkap dalam persaingan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samarinda, IDN Times - Borneo FC Samarinda memastikan tidak akan memilih kompetisi untuk dijadikan prioritas pada musim 2026/2027. Pesut Etam berkomitmen tampil serius di seluruh ajang yang diikuti dan memburu prestasi, baik di level domestik maupun Asia.

Musim ini, Borneo FC dijadwalkan berlaga di Super League, League Cup, serta dua kompetisi internasional yang membawa nama Indonesia, yakni Shopee Cup dan AFC Challenge League (ACGL).

Manajemen Borneo FC menilai setiap kompetisi memiliki arti penting bagi perjalanan klub. Selain menjadi kesempatan meraih trofi, setiap pertandingan juga menjadi momentum bagi Pesut Etam untuk membawa nama Samarinda dan Indonesia di pentas yang lebih tinggi.

1. Pembenahan seluruh skuad Borneo FC

Ricky Nelson (kiri) dan Van Basty Sousa (kanan) dalam jumpa pers jelang Persija menghadapi Bhayangkara FC, Minggu (28/12/2025). (IDN Times/Tino).

Keseriusan itu turut ditunjukkan melalui pembenahan skuad. Salah satunya dengan mendatangkan Van Basty dari Persija Jakarta. Kehadiran pemain tersebut diharapkan mampu menambah kekuatan tim, terutama saat menghadapi persaingan di kompetisi internasional.

Borneo FC juga melihat AFC Challenge League sebagai peluang untuk membangun skuad yang lebih kompetitif. Pasalnya, kompetisi tersebut tidak menerapkan batasan pemain asing seperti yang berlaku di kompetisi domestik.

Presiden Klub Borneo FC Samarinda, Nabil Husien, menegaskan klub tidak akan mengesampingkan satu pun kompetisi yang diikuti.

“Tidak ada istilah kami memilih kompetisi mana yang mau kami ikuti. Semua kompetisi akan kami jalani dengan serius. Kami ingin memberikan yang terbaik di setiap pertandingan dan di setiap kompetisi yang kami ikuti,” kata Nabil dalam website Borneo FC.

2. Proses rekrutmen pemain Borneo FC masih berjalan

Potret duel Dewa United vs Manilla Digger pada leg kedua perempat final AFC Challenge League, Kamis (12/3/2026). (X/@dewaunitedfc_).

Ia juga memastikan aktivitas perekrutan pemain belum berakhir setelah kedatangan Van Basty. Menurutnya, Borneo FC masih akan mendatangkan pemain tambahan sebagai bagian dari persiapan menghadapi padatnya kompetisi.

“Penambahan pemain tak hanya berhenti sampai di Van Basty. Borneo akan mendatangkan pemain lagi dan ini bukti keseriusan kita,” ujarnya.

Nabil menyebut kesempatan tampil di kompetisi Asia menjadi kebanggaan bagi klub sekaligus masyarakat Samarinda.

“Membawa nama Indonesia adalah sebuah kebanggaan bagi Borneo FC dan juga Kota Samarinda. Ini bukan hanya tentang klub, tetapi bagaimana kami membawa nama daerah dan Indonesia di level Asia,” katanya.

3. Borneo FC menolak sekadar jadi pelengkap kompetisi Asia

Gelandang anyar Borneo FC Samarinda, Njabulo Blom. IG_ blomnjabulo_4

Karena itu, Borneo FC tidak ingin sekadar menjadi pelengkap di kompetisi Asia. Pesut Etam membidik perjalanan sejauh mungkin dengan memberikan perlawanan terbaik kepada setiap lawan.

“Kami akan berjuang untuk melangkah jauh dan berprestasi. Kami tahu persaingannya akan berat, tetapi itu justru menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik,” tutur Nabil.

Dengan pembenahan skuad dan persiapan menghadapi jadwal yang padat, Borneo FC memasuki musim 2026/2027 dengan ambisi tampil kompetitif di seluruh ajang. Dukungan masyarakat Samarinda dan Borneo FC Fans pun diharapkan menjadi tambahan energi bagi Pesut Etam untuk mengharumkan nama daerah dan Indonesia di level Asia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article