Indonesia Masters 2026 Panaskan Pontianak, Ginting dan Apriyani Siap Tampil

- Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 digelar 1–6 September di GOR Terpadu Ahmad Yani sebagai ajang BWF World Tour Super 100 berhadiah total 120 ribu dolar AS.
- Anthony Sinisuka Ginting, Apriyani Rahayu, dan sejumlah pemain Indonesia dijadwalkan tampil bersama 356 atlet dari 17 negara, termasuk Cina, Jepang, Korea, India, Malaysia, dan Amerika Serikat.
- Tiket pertandingan dijual Rp20 ribu dengan voucher makan-minum Rp10 ribu; semifinal dan final juga disiarkan langsung iNews TV mulai pukul 13.00 WIB.
Pontianak, IDN Times - Panggung bulu tangkis internasional di Pontianak belum benar-benar sepi. Hanya berselang sehari setelah Polytron Pontianak International Challenge 2026 berakhir, Kota Khatulistiwa kembali bersiap menyambut turnamen dengan level yang lebih tinggi.
Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 bakal digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, pada 1–6 September 2026. Turnamen ini menjadi bagian dari BWF World Tour Super 100 dengan total hadiah mencapai 120 ribu dolar Amerika Serikat atau Rp2,1 miliar.
Level kompetisi yang meningkat membuat persaingan di Pontianak kali ini dipastikan semakin ketat. Sejumlah pemain papan atas Indonesia dijadwalkan turun, termasuk Anthony Sinisuka Ginting dan Apriyani Rahayu.
1. Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 segera berlangsung

Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. (IDN Times/Teri). Selain kedua nama tersebut, publik Pontianak juga dapat menyaksikan aksi Christian Adinata, Mutiara Ayu Puspitasari, Richie Duta Richardo, Rian Ardianto/Daniel Marvino, hingga Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu.
Kehadiran Dejan/Apriyani menjadi salah satu yang menarik perhatian. Keduanya sebelumnya telah merasakan atmosfer persaingan di Pontianak setelah tampil sebagai juara pada Polytron Pontianak International Challenge 2026.
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, Yuni Kartika, mengatakan peningkatan level turnamen menunjukkan semakin besarnya kepercayaan terhadap Pontianak sebagai penyelenggara kompetisi bulu tangkis internasional.
“Setelah International Challenge, sekarang Pontianak langsung naik level dengan hadirnya Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 yang merupakan rangkaian BWF World Tour Super 100,” ujar Yuni, Senin (31/8/2026).
2. Atlet dari 17 negara bakal berlaga

Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026, Yuni Kartika. (IDN Times/Teri). Tak hanya pemain Indonesia, turnamen ini juga akan mempertemukan atlet dari berbagai negara. Total 356 pemain dari 17 negara telah terdaftar, termasuk Cina, Jepang, Korea, India, Malaysia, Thailand, Chinese Taipei, hingga Amerika Serikat.
Bagi Kalimantan Barat, kesempatan menjadi tuan rumah dua turnamen internasional secara beruntun dinilai menjadi momentum penting untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan olahraga bulu tangkis di daerah.
Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso menyebut peningkatan level kompetisi menjadi kesempatan bagi atlet muda Kalbar untuk melihat langsung standar permainan internasional.
“Ini momentum yang sangat baik untuk bulu tangkis di Kalimantan Barat. Dalam waktu yang berdekatan, Pontianak dipercaya menggelar dua turnamen internasional dan sekarang meningkat ke level BWF World Tour Super 100,” katanya.
3. Kesempatan atlet daerah bertemu pemain Internasional

Atlet ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu di Pelatnas PBSI Cipayung (IDN Times/Margith Damanik) Menurutnya, keberadaan pemain-pemain internasional di Pontianak dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi atlet muda daerah. Mereka bisa melihat langsung pola permainan, kecepatan, sekaligus mental bertanding para pemain yang berada di level lebih tinggi.
Menariknya, masyarakat tidak perlu merogoh kocek dalam untuk menyaksikan pertandingan. Tiket Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 dibanderol Rp20 ribu. Pembelian tiket juga disertai voucher makan dan minum senilai Rp10 ribu.
Sementara bagi penonton yang tidak dapat datang ke GOR Terpadu Ahmad Yani, pertandingan semifinal pada Sabtu (5/9) dan final pada Minggu (6/9) dapat disaksikan melalui siaran langsung iNews TV mulai pukul 13.00 WIB.
Dengan hadirnya Ginting, Apriyani Rahayu dan ratusan pemain dari berbagai negara, Pontianak kembali mendapat kesempatan menjadi titik temu persaingan bulu tangkis internasional sekaligus membuktikan bahwa Kalimantan Barat mampu menggelar kompetisi dengan level yang lebih tinggi.
















