Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Enam Poin dari Tiga Laga, Borneo FC Masih Punya PR Bangun Chemistry

Kota Samarinda
2 min read
Enam Poin dari Tiga Laga, Borneo FC Masih Punya PR Bangun Chemistry
Pesepak bola Borneo FC Juan Felipe Villa (kanan) berusaha melewati adangan pesepak bola Bali United Thijmen Goppel (kiri) pada pertandingan Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/9/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/kye
  • Borneo FC mengumpulkan enam poin dari tiga laga awal BRI Super League 2026/27, lewat dua kemenangan dan satu kekalahan, serta berada di posisi keenam klasemen sementara.
  • Pelatih Mauro Jeronimo menyebut 27 atau 28 pemain baru membuat chemistry skuad belum terbentuk sepenuhnya dan performa awal musim berpotensi naik turun.
  • Menurut Mauro, pemain perlu memahami karakter, pergerakan, kelebihan, dan kekurangan rekan lewat latihan harian, sambil tetap dituntut meraih kemenangan di setiap pertandingan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Samarinda, IDN Times - Borneo FC Samarinda masih dalam proses membangun kekuatan baru pada awal kompetisi BRI Super League 2026/27. Banyaknya pemain baru membuat pelatih Mauro Jeronimo menyadari timnya membutuhkan waktu untuk membangun chemistry di dalam skuad.

Hingga pekan ketiga, Borneo FC telah mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan. Pesut Etam mencatat dua kemenangan dan satu kekalahan sehingga menempati posisi keenam klasemen sementara.

  1. 1. Proses penyatuan para pemain baru Borneo FC

    antarafoto-borneo-fc-kalahkan-bali-united-1789957209.jpg
    Pesepak bola Borneo FC Juan Felipe Villa (kiri) bersama Marcos Emanuel Astina (kanan) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Bali United pada pertandingan Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/9/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/kye

    Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Borneo FC sebelum kompetisi memasuki jeda internasional. Namun, Mauro menilai proses menyatukan para pemain masih membutuhkan waktu.

    “Berbicara tentang chemistry atau ikatan antar pemain dalam tim. Kami memiliki 28 pemain baru atau mungkin 27, saya sampai lupa hitungannya. Jadi, kami paham bahwa di awal musim ini performa tim akan mengalami pasang surut,” kata Mauro dalam akun resmi Borneo FC.

    Pelatih asal Portugal itu meminta timnya tetap realistis dan fokus menjalani proses. Menurutnya, membangun hubungan antarpemain tidak dapat dilakukan secara instan.

    “Kami harus realistis, tetap membumi, dan terus bekerja keras. Membangun ikatan antarindividu itu tidak terjadi dalam semalam. Ibaratnya seperti saat Anda menjalin hubungan asmara, Anda mengajak pasangan menonton bioskop, makan malam, dan sebagainya,” ujarnya.

  2. 2. Para pemain saling memahami karakter lewat proses sehari-hari

    antarafoto-borneo-fc-samarinda-manang-atas-persijap-jepara-1789268611.jpg
    Pesepak bola Borneo FC Samarinda Juan Felipe Villa (kiri) berusaha melewati pesepak bola Persijap Jepara Yaya Sogodogo (kanan) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026). . ANTARA FOTO/Nirza/app/tom.

    Mauro menjelaskan, chemistry dalam sebuah tim sepak bola tidak hanya terbentuk melalui pertandingan. Para pemain perlu saling mengenal karakter dan memahami kebiasaan rekan setim melalui proses latihan sehari-hari.

    Menurutnya, waktu dibutuhkan agar pemain mampu memahami pergerakan, keputusan, serta kelebihan dan kekurangan satu sama lain di lapangan.

    “Tim sepak bola pun persis seperti itu. Para pemain berlatih setiap hari, mereka harus saling mengenal serta memahami kelemahan dan kelebihan masing-masing, dan semua itu butuh waktu. Ini adalah proses yang tidak bisa dipercepat secara instan karena memang mustahil,” jelas Mauro.

  3. 3. Borneo FC dituntut memperoleh hasil positif

    antarafoto-persija-jakarta-kalahkan-borneo-fc-1788667118.jpg
    Pesepak bola Borneo FC Juan Felipe (kiri) melakukan tendangan bebas ke gawang Persija Jakarta saat BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/agr

    Di tengah proses membangun chemistry, Borneo FC tetap menghadapi tuntutan untuk meraih hasil positif di setiap pertandingan. Mauro menyebut kemenangan tetap menjadi target utama tim meski proses pembentukan skuad belum sepenuhnya selesai.

    “Harapannya adalah sembari membangun ikatan tersebut, kami juga harus meraih kemenangan. Itulah realitas dalam sepak bola. Kami tidak punya kemewahan waktu untuk sekadar mengembangkan tim tanpa meraih kemenangan, karena jika tidak menang, tidak akan ada perkembangan,” pungkasnya

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More