Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bermain dengan 9 Pemain, Ini Strategi PSM Paksa Hasil Imbang di Segiri

Kota Samarinda
2 min read
Bermain dengan 9 Pemain, Ini Strategi PSM Paksa Hasil Imbang di Segiri
Pesepak bola Java United Frets Butuan (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Borneo FC Samarinda Juan Villa (kiri) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/bar
  • Borneo FC Samarinda ditahan PSM Makassar 1-1 pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/27 di Stadion Segiri, Sabtu (7/11/2026).

  • Juan Felipe Villa Ruiz membawa Borneo unggul lewat gol spektakuler menit ke-43, sebelum Achmad Fahrul Aditia menyamakan skor untuk PSM pada menit ke-54.

  • PSM sempat mengejar kemenangan, tetapi Mufli Hidayat dikartu merah pada menit ke-64 dan Stefan Jevtoski pada menit ke-96, sehingga mempertahankan hasil imbang dengan sembilan pemain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samarinda, IDN Times - PSM Makassar berhasil membawa pulang satu poin dari lawatan ke markas Borneo FC Samarinda pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/11/2026) sore, Juku Eja bermain imbang 1-1 meski harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.

Borneo FC sebenarnya lebih dahulu membuka keunggulan melalui gol spektakuler Juan Felipe Villa Ruiz pada menit ke-43. Tendangan jarak jauh pemain Pesut Etam tersebut gagal diantisipasi penjaga gawang PSM, Muhammad Ardiansyah.

  1. 1. PSM Makassar kesulitan bermain di Samarinda

    Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic (kanan), saat memimpin sesi latihan di Stadion Kalegowa.
    Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic (kanan), saat memimpin sesi latihan di Stadion Kalegowa, Pallangga, pada 9 September 2026. (instagram.com/psm_makassar)

    Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengakui timnya kurang beruntung karena harus kebobolan menjelang akhir babak pertama.

    "Sangat tidak beruntung kami kebobolan satu gol. Gol ini terjadi pada periode ketika mungkin kami sama-sama berpikir bahwa PSM akan mencetak gol," ujar Darije Kalezic.

    Namun, PSM mampu bangkit setelah turun minum. Memasuki babak kedua, Dusan Lagator dan kolega tampil lebih agresif hingga berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-54.

    Gol penyeimbang tersebut dicetak Achmad Fahrul Aditia setelah memanfaatkan peluang yang didapatkan timnya. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga pertandingan berakhir.

  2. 2. PSM menargetkan tiga poin di Samarinda

    PSM Makassar versus PSBS Biak di BRI Super League 2025/2026.
    Pemain PSM Makassar, Mufli Hidayat, saat akan melepas tendangan dalam laga pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026 melawan PSBS BIak di Stadion BJ Habibie Parepare pada 21 November 2025. (Dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

    Darije mengapresiasi respons para pemainnya yang mampu meningkatkan permainan setelah jeda. Menurutnya, gol penyeimbang tersebut lahir dari permainan tim yang lebih baik.

    "Para pemain saya kembali ke lapangan setelah dari ruang ganti dengan lebih kuat. Akhirnya, mereka mencetak gol penyeimbang melalui permainan sepak bola yang sangat bagus," tambahnya.

    PSM sebenarnya berupaya membalikkan keadaan untuk membawa pulang tiga poin. Namun, perjuangan Juku Eja semakin berat setelah dua pemainnya diganjar kartu merah.

    Mufli Hidayat menjadi pemain pertama yang diusir wasit pada menit ke-64. Sementara itu, kartu merah kedua diberikan kepada pemain asing PSM, Stefan Jevtoski, pada masa tambahan waktu babak kedua, tepatnya menit ke-96.

  3. 3. Berjuang merebut satu poin di Samarinda

    antarafoto-borneo-fc-menang-atas-pss-1793102418.jpg
    Pesepak bola PSS Sleman Cleberzon Martins De Souza (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Borneo FC Samarinda Ruben Lopez Huesca (kiri) pada laga BRI Super League di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Selasa (27/10/2026). Borneo FC Samarinda menang atas PSS Sleman dengan Skor 2-1. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/tom.

    Kehilangan dua pemain membuat PSM harus bertahan dengan sembilan orang hingga pertandingan berakhir.

    Darije mengakui timnya sempat berusaha mencari gol kemenangan. Namun, kartu merah kedua membuat situasi semakin sulit bagi anak asuhnya.

    "Setelah itu, kami mencoba meraih kemenangan. Namun, wasit memberikan kartu merah kedua kepada kami sehingga harus berjuang dengan sembilan pemain," tutupnya

Related Articles

See More