Strategi Fabio Lefundes Berbuah Manis, Borneo FC Bangkit di Bali

Samarinda, IDN Times - Borneo FC menunjukkan mental juara saat menaklukkan Bali United dengan skor dramatis 3-2 pada pekan ke-32 Liga 1 2025/2026, Senin (11/5/2026). Sempat tertinggal di babak pertama, Pesut Etam bangkit di paruh kedua laga dan sukses membalikkan keadaan lewat aksi impresif para pemainnya.
Kemenangan ini membuat persaingan papan atas semakin panas. Borneo FC kini mengoleksi 72 poin, sama dengan raihan Persib Bandung, sehingga peluang meraih gelar juara masih terbuka lebar hingga akhir musim.
1. Tuan rumah langsung bermain agresif

Pada babak pertama, Borneo FC tampil di bawah tekanan tuan rumah. Bali United lebih dominan dalam penguasaan permainan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-24 melalui sepakan gelandang Bali United, Tappei Yachida.
Permainan Borneo FC di 45 menit awal dinilai belum berkembang. Serangan yang dibangun Pesut Etam kerap mudah dipatahkan lini pertahanan Bali United.
Namun, situasi berubah drastis selepas turun minum. Baru empat menit babak kedua berjalan, Mariano Peralta mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
2. Mariano Peralta bermain gemilang

Peralta kembali menjadi aktor penting setelah sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-74 dan membawa Borneo FC berbalik unggul 2-1. Akan tetapi, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Caxambu melakukan gol bunuh diri pada menit ke-77 yang membuat skor kembali imbang 2-2.
Tak ingin kehilangan poin penting, Borneo FC terus menekan. Hasilnya, Juan Villa mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-79 sekaligus memastikan Pesut Etam membawa pulang tiga poin penting dari markas Bali United.
Laga berlangsung semakin menegangkan pada 10 menit akhir pertandingan. Dua gol tambahan yang dicetak Koldo Obieta dan Kaino Nunez dianulir wasit karena posisi offside.
3. Pemain Borneo FC dianggap terlalu hati-hati pada babak pertama

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui timnya baru mampu menemukan ritme permainan di babak kedua. Menurut dia, para pemain tampil terlalu berhati-hati pada paruh pertama pertandingan.
“Di babak kedua kami mencoba bermain lebih menekan dan itu membuat kami bisa mencetak gol serta mengimbangi permainan Bali United,” ujar Lefundes.
Pelatih asal Brasil itu menegaskan kemenangan tersebut sangat penting untuk menjaga peluang juara hingga pekan terakhir kompetisi.
“Persaingan masih terbuka dan kami akan terus berjuang sampai akhir musim,” katanya.
Pada pekan ke-33, Borneo FC kembali menjalani laga tandang dengan menghadapi Persijap Jepara pada 17 Mei mendatang. Setelah itu, Pesut Etam akan menutup musim di kandang sendiri saat menjamu Malut United pada 23 Mei 2026.















