Tak Ingin Terpeleset, Borneo FC Jaga Konsistensi di Lima Laga Krusial

Samarinda, IDN Times - Persaingan gelar juara Super League 2025/2026 semakin memanas setelah Borneo FC menyamai perolehan poin Persib Bandung. Kondisi ini memicu berbagai spekulasi mengenai siapa yang akan keluar sebagai juara di akhir musim.
Sejumlah pihak mulai menghitung peluang kedua tim dengan melihat sisa lima pertandingan. Borneo FC bahkan dinilai memiliki keuntungan karena tidak banyak menghadapi lawan berat di sisa kompetisi.
Dari lima laga tersisa, lawan tangguh yang akan dihadapi Pesut Etam hanya Bali United (tandang) dan Malut United (kandang). Sementara tiga pertandingan lainnya adalah melawan Persik (tandang), Persijap Jepara (kandang), dan Persita (tandang).
1. Target menyapu lima laga tersisa

Meski demikian, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan timnya tidak akan meremehkan satu pun lawan. Ia menyebut seluruh sisa pertandingan sebagai laga krusial.
“Tidak ada pertandingan yang mudah. Kami harus mempersiapkan diri secara maksimal, terutama dari sisi mental. Kami akan bekerja keras agar tetap bersaing dalam perebutan gelar,” ujar Lefundes dalam website resmi Borneo FC.
2. Konsistensi menjadi kunci bagi Borneo FC

Pelatih asal Brasil itu menekankan pentingnya menjaga konsistensi permainan hingga akhir musim. Sejak awal kompetisi, Borneo FC berupaya mempertahankan performa agar tidak mengalami penurunan.
“Kami sudah menjaga stabilitas tim dalam 28 pertandingan sebelumnya, termasuk saat menghadapi Semen Padang. Apa yang sudah kami capai harus terus dipertahankan,” tegasnya.
Selain itu, Lefundes juga menyoroti pentingnya menjaga motivasi pemain agar tetap fokus dalam perburuan gelar. Menurutnya, kunci keberhasilan tim sejauh ini tidak lepas dari peran para pemain.
“Kami semua punya tujuan yang sama musim ini, tampil maksimal di setiap pertandingan dan mengakhirinya dengan hasil terbaik,” ujarnya.
3. Kerja keras dari seluruh pemain Borneo FC

Mantan pelatih Persita Tangerang tersebut menambahkan, pencapaian Borneo FC hingga saat ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen tim, terutama para pemain yang tampil konsisten sejak awal kompetisi.
“Mereka bekerja keras sejak sebelum musim dimulai. Apa yang diraih saat ini adalah hasil dari proses panjang itu,” pungkas Lefundes.








