Cuaca Cerah, Tim SAR Kembali Fokus Evakuasi Korban KM Virgo 08

- Operasi SAR KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-10 di Laut Jawa, dengan cuaca dan gelombang 0,5–1,25 meter mendukung fokus pencarian korban di dalam kapal.
- KRI Nala membawa 22 penyelam TNI AL tambahan, sehingga 34 penyelam disiagakan. Evakuasi terkendala arus hingga 6–8 knot serta kapal tengkurap di kedalaman 30 meter.
- Dari 243 penumpang dalam manifes, 123 orang telah ditemukan: 108 selamat dan 15 meninggal. Sebanyak 120 korban masih dicari melalui penyelaman dan pemantauan kondisi laut.
Banjarmasin, IDN Times - Operasi SAR pencarian korban KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-10 di perairan Laut Jawa, Selasa (22/9/2026). Kondisi cuaca diprediksi cukup bersahabat untuk mendukung proses penyelaman dan evakuasi korban.
Berdasarkan prakiraan BMKG, ketinggian gelombang di sekitar lokasi kejadian berkisar 0,5 hingga 1,25 meter.
"Besok (hari ini) kami akan kembali fokus dalam pencarian korban di dalam badan kapal," kata Kepala SAR Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, Senin (21/9/2026).
1. SAR memperoleh tambahan penyelam

Prajurit TNI AL menaikan jenazah ke atas KRI I Gusti Ngurah Rai-332 saat operasi SAR KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (18/9/2026). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/agr Di tengah proses pencarian, KRI Nala kembali merapat ke lokasi setelah sebelumnya kembali ke pangkalan TNI AL di Surabaya. Kapal perang tersebut membawa tambahan 22 penyelam dari personel TNI AL untuk memperkuat operasi SAR.
Dengan tambahan tersebut, total terdapat 34 penyelam yang disiagakan untuk membantu pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8.
"Tambahan personel ini semoga akan lebih banyak korban yang terjebak di badan kapal berhasil dievakuasi," kata Sudayana.
2. Tantangan dihadapi penyelam di bawah air

Proses evakuasi korban KM Virgo Transport 8 menuju RS Bhayangkara Kalsel, Minggu (20/9/2026). Foto SAR Meski jumlah penyelam bertambah, faktor keselamatan tetap menjadi perhatian utama dalam proses evakuasi. Tim SAR harus memperhitungkan kondisi arus bawah laut yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Sudayana menyebut kecepatan arus bawah laut di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi tertentu dapat mencapai 6 hingga 8 knot. Sementara itu, batas aman bagi penyelam profesional disebut berada pada kisaran 1 hingga 2 knot.
Selain arus, kondisi badan kapal yang berada di kedalaman sekitar 30 meter juga menjadi tantangan tersendiri. Kapal ditemukan dalam posisi tengkurap sehingga sejumlah bagian kapal dinilai tidak stabil dan berisiko bagi penyelam.
"Kompartemen bagian bawah kapal berbahaya karena kondisi kapal tidak stabil. Kami memecahkan kaca kapal dalam mengevakuasi korban," ungkapn
3. Korban yang berhasil dievakuasi SAR

Personel TNI AL menurunkan jenazah dari KRI I Gusti Ngurah Rai-332 menuju perahu karet Basarnas saat operasi SAR KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (18/9/2026). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/wpa. Hingga hari ke-10 operasi SAR, sebanyak 123 orang dari manifes KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 15 lainnya meninggal dunia.
Sementara itu, 120 orang masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes kapal.
Tim SAR masih membuka peluang menemukan korban lain di dalam badan kapal. Karena itu, penyelaman akan terus dioptimalkan dengan tetap mempertimbangkan kondisi arus bawah laut dan cuaca di sekitar lokasi kejadian.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















