Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jelang Lebaran, Bulog Jamin Stok Beras di Kaltim Aman 3 Bulan ke Depan

Jelang Lebaran, Bulog Jamin Stok Beras di Kaltim Aman 3 Bulan ke Depan
Ilustrasi inspeksi oleh Satgas Pangan Polda Kaltim di Gudang Bulog. (IDN Times/Fatmawati)

Samarinda, IDN Times - Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) memastikan ketahanan pangan di wilayah tersebut dalam kondisi aman. Pasokan berbagai komoditas pokok, khususnya beras, dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Hari Raya Idulfitri 2026.

Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Kanwil Kaltim-Kaltara, Mardi Harianto, di Samarinda, Senin, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan stok secara intensif guna mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan.

“Stok beras sangat mencukupi. Saat ini stok fisik yang tersedia mencapai 17.676 ton. Jumlah ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan, bahkan lebih,” ujar Mardi dilaporkan Antara.

1. Tambahan pasokan dari luar Kaltim

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kaltim dan Kaltara Arrahim Karimullah Kanam (IDN Times/Hilmansyah)
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kaltim dan Kaltara Arrahim Karimullah Kanam (IDN Times/Hilmansyah)

Untuk memperkuat cadangan pangan, Bulog juga menambah pasokan dari luar daerah. Saat ini sekitar 17.000 ton beras tambahan sedang dalam perjalanan menuju Kalimantan Timur dari daerah produsen utama seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur.

Dengan tambahan pasokan tersebut, total cadangan beras Bulog di Kaltim diperkirakan mencapai sekitar 34.000 ton pada pertengahan tahun ini.

2. Penyerapan gabah dari petani lokal setempat

Para petani wilayah Pantura Jateng memanen gabah saat panen raya. (IDN Times/Dok Humas Bulog Semarang)
Ilustrasi para petani wilayah Pantura Jateng memanen gabah saat panen raya. (IDN Times/Dok Humas Bulog Semarang)

Selain pengadaan dari luar daerah, Bulog juga melakukan penyerapan gabah dari petani lokal. Langkah ini dilakukan melalui kerja sama dengan mitra di berbagai kabupaten/kota untuk menggiling gabah dan menyimpannya di gudang Bulog yang tersebar di wilayah Kaltim.

“Kami bekerja sama dengan mitra di daerah untuk menyerap gabah petani, menggilingnya, lalu menyimpannya di gudang Bulog. Ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap kemandirian pangan lokal,” jelasnya.

Selain beras medium, Bulog Kaltim-Kaltara juga menyiapkan sejumlah komoditas strategis lainnya untuk menjaga stabilitas harga di pasar. Saat ini tersedia 566 ton beras premium serta 4,2 ton beras Fortivit atau beras bervitamin.

3. Stok kebutuhan bahan baku makanan

Minyak goreng merek MinyaKita.
Minyak goreng merek MinyaKita dijual Kopdes Pendrikan Lor Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Sementara itu, stok minyak goreng tercatat mencapai 298.036 liter, yang terdiri dari 175.037 liter Minyak Kita dan 122.999 liter minyak goreng kemasan berbagai merek.

Bulog juga memiliki cadangan daging sapi beku sebanyak 14,110 ton, gula pasir 118 ton, serta jagung 194 ton.

Mardi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Ia memastikan ketersediaan pangan dan distribusi logistik di wilayah Kaltim tetap stabil hingga puncak perayaan Lebaran.

“Untuk ketersediaan stok menghadapi hari raya, insya Allah pangan di Kaltim sangat mencukupi dan aman,” tegasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Jelang Lebaran, Bulog Jamin Stok Beras di Kaltim Aman 3 Bulan ke Depan

10 Mar 2026, 10:41 WIBNews