Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kabut Asap Masih Mengepul, Sekolah di Pontianak Kembali Daring
Suasana kabut asap di Pontianak. (IDN Times/Teri).
  • Pemkot Pontianak melanjutkan pembelajaran daring karena kualitas udara akibat kabut asap belum stabil, dengan kesehatan anak sebagai pertimbangan utama.
  • Sekolah dapat kembali tatap muka jika kualitas udara stabil pada kategori sedang; kebijakan akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi udara.
  • Pemkot memantau kualitas udara dan berkoordinasi dengan sekolah, sambil mengajak orang tua menjaga kesehatan anak serta keluarga di rumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pontianak, IDN Times - Pemerintah Kota Pontianak memastikan kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara daring selama kondisi kualitas udara belum stabil akibat kabut asap. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, keputusan pembelajaran akan terus disesuaikan dengan kondisi kualitas udara. Kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kesehatan anak, sekaligus memastikan kegiatan belajar tetap berjalan.

“Saya memahami kondisi yang sedang dihadapi orang tua. Anak-anak perlu tetap belajar, sementara banyak orang tua juga harus bekerja dan menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata Edi, Minggu (20/9/2026).

1. Kesehatan anak jadi fokus utama

Siswa di Pontianak memakai masker saat kabut asap. (IDN Times/istimewa).

Menurut Edi, kesehatan anak menjadi perhatian utama di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.

“Kita tentu ingin anak-anak belajar dalam kondisi yang aman dan pulang ke rumah dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Karena itu, Edi menegaskan, pembelajaran tatap muka belum akan diberlakukan selama kualitas udara masih belum stabil.

“Jika kualitas udara sudah stabil pada kategori sedang, sekolah dapat kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan penyesuaian yang diperlukan. Jika kondisi udara belum stabil, pembelajaran tetap dilakukan secara daring,” jelasnya.

2. Pemkot pantau terus kualitas udara

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. (IDN Times/Teri).

Edi mengatakan, Pemerintah Kota Pontianak terus memantau perkembangan kualitas udara dan berkoordinasi dengan pihak sekolah agar kegiatan belajar anak tetap berjalan sebaik mungkin. Ia juga memahami perubahan pola belajar membuat orang tua harus menyesuaikan pekerjaan, waktu, hingga urusan rumah.

“Saya tahu situasi seperti ini tidak mudah. Banyak yang harus menyesuaikan pekerjaan, waktu, dan urusan rumah ketika pola belajar anak ikut berubah,” katanya.

3. Ajak orang tua jaga kesehatan anak

Suasana kabut asap di Pontianak masuk kategori berbahaya. (IDN Times/Teri).

Edi menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah menyampaikan keresahan, masukan, serta cerita mengenai kondisi yang mereka hadapi.

“Semua itu menjadi bagian penting bagi Pemerintah Kota dalam mengambil langkah di tengah kondisi yang sedang kita hadapi,” ujarnya.

Ia mengajak orang tua tetap menjaga kesehatan anak dan keluarga di rumah hingga kondisi udara membaik.

“Semoga kondisi segera membaik dan aktivitas kita bisa kembali berjalan seperti biasa,” tukasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article