Samarinda, IDN Times - Kalimantan Timur (Kaltim) bersiap memproduksi 2 juta ton metanol per tahun melalui proyek hilirisasi batu bara berkalori rendah di Kabupaten Kutai Timur. Proyek Strategis Nasional (PSN) ini dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah batu bara sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor metanol.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Bambang Arwanto mengatakan, proyek gasifikasi batu bara tersebut dikembangkan secara terpadu di kawasan Batuta Chemical Industrial Park, Bengalon, Kutai Timur.
"Proyek hilirisasi ini dirancang untuk mengolah komoditas batu bara berkalori rendah menjadi produk metanol yang sangat dibutuhkan industri," kata Bambang dilaporkan Antara di Samarinda, Kamis (1/10/2026).
