Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

KM Virgo Tengkurap di Dasar Laut, Crane 5 Ribu Ton Disiapkan

Kota Banjarbaru
3 min read
KM Virgo Tengkurap di Dasar Laut, Crane 5 Ribu Ton Disiapkan
KRI Pulau Fani-731 melakukan operasi SAR KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kamis (17/9/2026). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/kye
  • Operasi pengangkatan dan pembalikan KM Virgo Transport 8 belum pasti, menjadi tanggung jawab pemilik kapal serta asuransi P&I yang mencari perusahaan salvage internasional.
  • Bangkai kapal tengkurap di kedalaman sekitar 30 meter dan labil akibat gelombang bawah laut; crane berkapasitas 3.000–5.000 ton dari Singapura diperkirakan diperlukan.
  • Pada hari ke-16, 179 dari 243 penumpang telah dievakuasi: 108 selamat dan 71 meninggal. Tim SAR masih mencari 64 korban hilang dengan helikopter dan kapal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banjarmasin, IDN TImes - Operasi pengangkatan dan pembalikan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa hingga kini belum dapat dipastikan pelaksanaannya. Proses salvage tersebut menjadi ranah pemilik kapal bersama perusahaan asuransi Protection & Indemnity (P&I).

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan, Basarnas, Kementerian Perhubungan, dan pihak terkait terus mendorong perusahaan segera melaksanakan operasi salvage.

"Pihak kami, Kementerian Perhubungan, dan SAR sudah terus mendorong kepada pihak perusahaan agar segera menggelar operasi salvage ini," kata Heri dalam konferensi pers di Banjarmasin, Senin (28/9/2026) malam.

  1. 1. Posisi SAR dalam Operasi Salvage

    Jumat baru 2.jpeg
    Proses evakuasi para korban tewas KM Virgo Transport 8 dalam Operasi SAR hari ke-12 di perairan Laut Jawa, Jumat (25/9/2026). Foto SAR

    Dalam beberapa kesempatan, Basarnas memang klaim pihaknya hanya berperan sebagai pendukung dalam pelaksanaan operasi salvage yang dilakukan pemilik kapal dan pihak asuransi. Bangkai KM Virgo Transport 8 saat ini berada dalam posisi tengkurap di kedalaman sekitar 30 meter di bawah permukaan laut.

    Heri mengatakan, pihak asuransi masih mencari perusahaan internasional yang memiliki kemampuan untuk mengangkat kapal dari dasar laut. Sejauh ini, sudah ada dua kandidat perusahaan yang berasal dari Amerika Serikat dan Inggris.

    "Kemungkinan besar proses pengangkatan kapal akan digelar pekan depan. Perusahaan asing ini kemungkinan menggandeng perusahaan lokal PT Jasalindo yang sudah aktif dalam operasi di sini," ujarnya.

    Proses pengangkatan KM Virgo Transport 8 diperkirakan membutuhkan kapal crane dengan kapasitas angkat sekitar 3.000 hingga 5.000 ton. Peralatan crane tersebut disebut telah tersedia di Singapura.

    "Kalau perlengkapan dan prasarana crane-nya ada di Singapura, perusahaan lokal yang digandeng juga sudah tersedia," kata Heri.

  2. 2. Operas Salvage penting bagi SAR

    Kamis 1.jpeg
    !4 korban penumpang KM VIrgo Transport 8 dievakuasi dari Laut Jawa, Kamis (24/9/2026). Foto SAR

    Kepala Kantor SAR Kelas I Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, pihaknya mendukung percepatan operasi salvage karena pengangkatan atau pembalikan bangkai kapal dinilai dapat membantu proses pencarian korban yang masih hilang.

    Menurut Sudayana, pencarian korban akan lebih mudah dilakukan apabila posisi kapal sudah berada di permukaan. Saat ini, bangkai kapal berada dalam kondisi tengkurap di bawah permukaan laut.

    Faktor keselamatan juga menjadi pertimbangan tim penyelam gabungan untuk tidak memasuki bagian dalam bangkai kapal. Penyelam melakukan pencarian dengan memecahkan kaca kamar penumpang dari sisi kanan dan kiri kapal.

    Posisi bangkai kapal juga dilaporkan masih labil akibat kondisi gelombang bawah laut di perairan Laut Jawa.

    "Kami sejak awal mendukung agar operasi salvage ini segera dilakukan, tapi itu ranahnya owner dan pihak asuransi. Namun kami tetap melaksanakan operasi SAR sesuai batas kemampuan yang kami bisa," ungkap Sudayana.

  3. 3. Update jumlah korban KM Virgo Transport 8

    Sabtu 1.jpeg
    Helikopter TNI AL membantu proses evakuasi korban menuju RS Bhayangkara Polda Kalimantan Selatan, Sabtu (26/9/2026). Foto SAR

    Memasuki hari ke-16 operasi SAR, tim gabungan telah mengevakuasi 179 korban dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 71 lainnya meninggal dunia.

    Pada Senin (28/9/2026), tim penyelam gabungan melaksanakan operasi penyelaman dalam enam sorti. Pada sorti II, penyelam mengevakuasi tiga paket, kemudian satu paket pada sorti III dan satu paket pada sorti V. Lima jasad berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Selatan untuk proses identifikasi.

    Tim SAR masih melanjutkan pencarian terhadap 64 korban yang dilaporkan hilang. Dalam operasi tersebut, sebanyak tiga unit helikopter dan 11 kapal dikerahkan untuk mendukung pencarian.

    KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sebelum dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More