Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Krisis Air Baku Melanda Banjarmasin, 3 Kecamatan Air Terasa Asin

Kota Banjarbaru
2 min read
Krisis Air Baku Melanda Banjarmasin, 3 Kecamatan Air Terasa Asin
Ilustrasi air bersih (IDN Times)
  • Krisis air baku di Sungai Martapura saat musim kemarau dipicu tingginya kadar garam, sehingga distribusi air bersih di Banjarmasin belum maksimal.
  • PT Air Minum Bandarmasih menyalurkan air yang terasa asin ke pelanggan di tiga kecamatan untuk kebutuhan MCK, memicu keluhan masyarakat.
  • DPRD telah menyampaikan persoalan ini kepada Wali Kota dan PT Air Minum Bandarmasih; keterbatasan debit terutama menghambat wilayah ujung jaringan pipa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banjarmasin, IDN Times - Keterbatasan air baku untuk pengolahan air bersih di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, perlu segera ditangani. Kondisi ini menyebabkan distribusi air bersih kepada masyarakat tidak maksimal selama musim kemarau.

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Faisal Hariyadi mengatakan, sumber air baku di Sungai Martapura saat ini terkendala tingginya kadar garam.

"Karena pada musim kemarau ini tempat pengambilan air baku di Sungai Martapura terkendala tingginya kadar garam, hingga distribusi air bersih ke masyarakat tidak maksimal," ujar Faisal dilaporkan Antara di Banjarmasin, Senin (28/9/2026).

  1. 1. Air yang asin bagi pelanggan

    ilustrasi ekosistem rawa air asin (pixabay.com/Pete)
    ilustrasi ekosistem rawa air asin (pixabay.com/Pete)

    Menurut Faisal, kondisi tersebut membuat PT Air Minum Bandarmasih harus menyalurkan air yang tidak sepenuhnya tawar atau terasa asin ke sejumlah wilayah pelanggan. Air tersebut digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mencuci, mandi, dan kakus (MCK).

    "Bahkan informasinya tiga kecamatan yang dapat distribusi air terasa asin tersebut, karena dampak krisis air baku ini," katanya.

    Kondisi distribusi air bersih yang tidak merata tersebut dikeluhkan masyarakat. DPRD Kota Banjarmasin, khususnya Komisi II yang menjadi mitra kerja PT Air Minum Bandarmasih, turut menyoroti persoalan tersebut.

  2. 2. Permasalahan disampaikan kepada Wali Kota Banjarmasin

    d5f26a88-b8c3-4e00-9859-94af86098609.jpeg
    Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin

    Faisal mengatakan, persoalan krisis air baku itu telah disampaikannya kepada Wali Kota Banjarmasin dan Direktur PT Air Minum Bandarmasih.

    "Saya secara pribadi juga sudah menyampaikan masalah ini ke Pak Wali Kota, demikian juga dengan direktur PT Air Minum Bandarmasih," ujarnya.

    Menurut dia, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama PT Air Minum Bandarmasih berkomitmen mengatasi persoalan tersebut agar distribusi air bersih dapat dilakukan secara merata kepada masyarakat.

  3. 3. Keterbatasan air baku di Banjarmasin

    Sungai di Banjarmasin yang dijadikan air baku pengolahan air bersih.
    Sungai di Banjarmasin yang dijadikan air baku pengolahan air bersih.

    Namun, keterbatasan debit air baku masih menjadi kendala, terutama bagi masyarakat yang berada di ujung jaringan perpipaan atau wilayah pinggiran kota.

    "Ini harus jadi atensi kita bersama ke depannya, bagaimana mempersiapkan ketersediaan air baku saat kemarau panjang seperti ini," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More