Banjarmasin, IDN Times - Keterbatasan air baku untuk pengolahan air bersih di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, perlu segera ditangani. Kondisi ini menyebabkan distribusi air bersih kepada masyarakat tidak maksimal selama musim kemarau.
Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Faisal Hariyadi mengatakan, sumber air baku di Sungai Martapura saat ini terkendala tingginya kadar garam.
"Karena pada musim kemarau ini tempat pengambilan air baku di Sungai Martapura terkendala tingginya kadar garam, hingga distribusi air bersih ke masyarakat tidak maksimal," ujar Faisal dilaporkan Antara di Banjarmasin, Senin (28/9/2026).
