Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Borneo FC di Ambang Perempat Final, Tainan City Jadi Penentu Langkah

Kota Samarinda
3 min read
Borneo FC di Ambang Perempat Final, Tainan City Jadi Penentu Langkah
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo awali kiprah di Grup D AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027 dengan kemenangan 2-0 atas wakil Myanmar, Yangon United, di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026). IG_borneofc.id
  • Borneo FC menang 2-0 atas Yangon United pada laga pembuka Grup D AFC Challenge League 2026/2027 dan memuncaki klasemen sementara.
  • Dengan Grup D tersisa tiga tim setelah One Taguig FC mundur, Borneo FC cukup meraih hasil imbang melawan Tainan City untuk lolos ke perempat final.
  • Pelatih Mauro Jeronimo menilai Yangon United bertahan rapat dan penyelesaian peluang belum maksimal, sehingga tim diminta menjaga konsistensi serta meningkatkan ketajaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samarinda, IDN Times - Borneo FC Samarinda mengalihkan fokus ke laga kedua Grup D AFC Challenge League 2026/2027 menghadapi wakil Taiwan, Tainan City FC. Kemenangan atas Yangon United menjadi modal penting bagi Pesut Etam untuk mengamankan tiket ke perempat final.

Borneo FC sukses menundukkan Yangon United dengan skor 2-0 pada laga pembuka Grup D di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026). Hasil tersebut mengantarkan tim asuhan Mauro Jeronimo ke puncak klasemen sementara.

Dengan grup yang kini hanya dihuni tiga tim setelah One Taguig FC mengundurkan diri, Borneo FC berpeluang memastikan kelolosan jika mampu meraih hasil minimal imbang saat menghadapi Tainan City FC, Rabu (21/10/2026).

  1. 1. Pertandingan berat lawan wakil dari Myanmar

    Borneo Senin1.jpg
    Borneo FC mengawali kiprahnya di Grup D AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027 dengan kemenangan 2-0 atas wakil Myanmar, Yangon United, di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026) malam. IG_borneofc.id

    Meski menang dengan skor meyakinkan, pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, mengakui pertandingan melawan Yangon United tidak berjalan mudah. Lawan menerapkan strategi bertahan dengan menumpuk pemain di lini belakang sehingga Pesut Etam kesulitan menembus pertahanan mereka.

    "Sepak bola memang terkadang aneh. Terkadang kamu hanya punya satu peluang dan langsung tercipta gol, tetapi kadang kamu membuat banyak peluang dan butuh waktu lama untuk mencetak gol pertama," ujar Mauro dikutip dari Ileague.

    Menurut pelatih asal Portugal tersebut, Yangon United tampil disiplin dengan menempatkan banyak pemain di belakang bola. Kondisi itu membuat Borneo FC harus bekerja keras membongkar pertahanan rapat lawan.

    "Kami paham laga seperti ini, lawan bertahan sangat baik dengan 10 pemain di belakang bola dan sangat kompak. Tidak mudah membongkar blok pertahanan yang rapat seperti itu. Namun, saya rasa kami mampu mengalirkan bola dengan baik dan melepaskan banyak umpan silang ke dalam kotak penalti," katanya.

  2. 2. Peluang emas Borneo kurang dimaksimalkan

    Borneo Senin4.jpg
    Borneo FC mengawali kiprahnya di Grup D AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027 dengan kemenangan 2-0 atas wakil Myanmar, Yangon United, di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026) malam. IG_borneofc.id

    Mauro menyebut Borneo FC sebenarnya memiliki empat hingga lima peluang emas. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal pada awal pertandingan membuat timnya harus menunggu lebih lama untuk membuka keunggulan.

    Ia menilai keinginan besar para pemain untuk mencetak gol di hadapan pendukung sendiri turut memengaruhi ketenangan saat menyelesaikan peluang. Setelah gol pertama tercipta, Yangon United mulai bermain lebih terbuka sehingga Borneo FC memiliki ruang untuk menambah keunggulan.

    "Sepak bola terkadang bergantung pada aspek teknis eksekusi akhir, tapi kadang juga soal mental dan sedikit rasa cemas karena kami sangat ingin mencetak gol di kandang. Begitu gol pertama lahir, lawan mulai terbuka dan itu jadi alasan kami bisa mengejar gol kedua," ungkapnya.

  3. 3. Konsistensi Borneo FC di turnamen AFC

    Borneo Senin3.jpg
    Borneo FC mengawali kiprahnya di Grup D AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027 dengan kemenangan 2-0 atas wakil Myanmar, Yangon United, di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026) malam. IG_borneofc.id

    Kini, Mauro meminta anak asuhnya menjaga konsistensi dan segera mempersiapkan diri menghadapi Tainan City FC. Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Segiri pada Rabu (21/10/2026) itu menjadi kesempatan bagi Borneo FC untuk memastikan langkah ke babak perempat final.

    Mauro menegaskan, kerja keras dalam latihan menjadi kunci untuk mempertahankan performa sekaligus meningkatkan ketajaman tim di pertandingan berikutnya.

    "Satu-satunya cara dalam sepak bola adalah bekerja keras. Tidak ada solusi ajaib, hanya kerja, kerja, dan kerja. Insya Allah, di pertandingan selanjutnya kami bisa mencetak lebih banyak gol," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More