Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Borneo FC Ditahan Imbang PSIS Semarang di Stadion Batakan

Laga Borneo FC melawan PSIS Semarang di Stadion Batakan, Balikpapan, berakhir dengan skor kacamata 0-0. (Dok. Media Officer)
Laga Borneo FC melawan PSIS Semarang di Stadion Batakan, Balikpapan, berakhir dengan skor kacamata 0-0. (Dok. Media Officer)

Balikpapan, IDN Times - Borneo FC gagal memetik kemenangan saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Batakan, Kota Balikpapan, Jumat (6/12/2024) sore. Skor kacamata 0-0 menutup laga pekan 13 Liga Indonesia.

Kegagalan memetik poin penuh ini memperpanjang catatan tak pernah menang Borneo FC pada dua laga sebelumnya. Sementara bagi PSIS, kesuksesan menahan imbang Borneo FC memperpanjang catatan tak pernah kalah skuat berjuluk Mahesa Jenar pada tiga laga. 

1. Pelatih Borneo FC sebut PSIS lawan sulit

Pieter Huistra menyebut laga melawan PSIS merupakan pertandingan sulit. (IDN Times/Erik)
Pieter Huistra menyebut laga melawan PSIS merupakan pertandingan sulit. (IDN Times/Erik)

Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra mengakui laga melawan PSIS adalah pertandingan yang sulit. "Mereka punya organisasi permainan yang bagus. Ini pertandingan yang sulit," kata Pieter pada konferensi pers selepas pertandingan, Jumat (6/12/2024). 

Hasil seri 0-0 juga memperpanjang rekor Borneo yang gagal mencetak gol pada tiga pertandingan.

"Kami sebenarnya menguasai permainan tapi gagal mencetak gol. Ini harus kami perbaiki pada laga selanjutnya," kata dia. 

Senada, pemain Borneo FC Kei Hirose menilai pemain kesulitan mencetak gol meski menguasi pertandingan dan menghasilkan banyak peluang. 

"Tentu ini hasil yang mengecewakan. Tapi kami tidak boleh terus memikirkan, kami harus bersiap untuk laga selanjutnya," ungkap pemain asal Jepang ini. 

2. Alihkan fokus melawan Persija Jakarta

Pemain Borneo FC Mariano Peralta (jersey oranye) pada laga melawan PSIS di Stadion Batakan, Jumat (6/1/2024). (Dok. Media officer)
Pemain Borneo FC Mariano Peralta (jersey oranye) pada laga melawan PSIS di Stadion Batakan, Jumat (6/1/2024). (Dok. Media officer)

Selanjutnya, Borneo FC akan menjalani partai away melawan Persija Jakarta, pada 10 Desember nanti. Laga melawan Persija dipastikan bakal tak mudah. Apalagi, Macan Kemayoran juga tengah dalam tren positif. 

"Melawan Persija tentu tidak akan mudah. Tapi peluangnya 50:50," ujar Pieter. 

Pieter memprediksi Persija akan tampil terbuka. Tidak seperti tim lain ketika berjumpa Borneo, yang kerap menampilkan permainan defensif. 

"PSIS yang biasanya bermain dengan formasi 4-3-3, tadi memainkan lima pemain di belakang. Tapi saya yakin Persija akan tampil terbuka pada pertandingan nanti," kata dia. 

Pieter juga menyorot kondisi rumput Stadion Batakan yang membuat anak asuhnya tak mampu tampil maksimal. 

"Melawan Persija dengan lapangan yang lebih baik akan menguntungkan kami," kata dia. 

3. Pelatih PSIS puas mampu tahan imbang Borneo FC

Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengaku puas bisa menahan imbang Borneo FC. (IDN Times/Erik)
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengaku puas bisa menahan imbang Borneo FC. (IDN Times/Erik)

Pelatih PSIS, Gilbert Agius mengaku puas dengan performa yang ditampilkan anak asuhnya pada pertandingan melawan Borneo FC. Bahkan, dia menilai anak asuhnya pantas membawa pulang tiga poin dari Stadion Batakan.

“Saya puas dengan hasil imbang ini. Dengan beberapa peluang yang kami miliki, seharusnya kami bisa memenangi pertandingan,” sebut dia.

Pemain PSIS Baubakary Diara juga bangga dengan performa yang ditampilkan rekan-rekannya di atas lapangan. Dia menilai penampilan yang ditunjukkan PSIS menunjukkan bahwa tim ini mampu bersaing dengan klub terbaik. 

"Ada dua atau tiga peluang bagus yang seharunya bisa menjadi gol bagi kami. Ini menunjukkan bahwa kami mampu bersaing dengan tim terbaik," tandasnya. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us