Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Borneo FC Tumbang di Segiri, Persija Pulang dengan Kemenangan
Pesepak bola Borneo FC Kablan Davy (kanan) berusaha merebut bola dari pesepak bola Persija Jakarta Kyohei Yashino (kedua kanan) saat BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/agr
  • Persija Jakarta membuka BRI Super League 2026/27 dengan kemenangan 1-0 atas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu malam.
  • Alexander Jeremejeff mencetak gol tunggal melalui sundulan pada menit 45+1 usai menerima umpan silang Kerim Memija.
  • Shin Tae-yong memuji konsentrasi tim hingga akhir, meski mengakui Persija baru menampilkan sekitar 50 persen performa dan Borneo FC bermain lebih baik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samarinda, IDN Times - Borneo FC mengawali perjalanan kompetisi BRI Super League 2026/27 dengan hasil hasil mengecewakan. Menjamu tm tamu Persija Jakarta di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (5/9/2026) malam, menyerah dengan skor tipis 0-1.

Gol tunggal Alexander Jeremejeff pada penghujung babak pertama menjadi penentu kemenangan Persija sekaligus memastikan tiga poin dibawa pulang ke Jakarta.

1. Penampilan alot lini belakang Persija Jakarta

Pesepak bola Borneo FC Redzuan Fachgi (kanan) berusaha melewati pesepak bola Persija Jakarta Kerim Memija (kedua kanan) saat BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/agr

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Borneo FC yang tampil di hadapan pendukung sendiri berusaha mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali menekan pertahanan Persija.

Namun, lini belakang Macan Kemayoran tampil disiplin dan mampu meredam tekanan tuan rumah. Persija juga tidak hanya bertahan. Ketika mendapat ruang, tim asuhan Shin Tae-yong mencoba membangun serangan melalui sisi sayap maupun sektor tengah.

Usaha Persija membuahkan hasil pada masa tambahan waktu babak pertama. Kerim Memija mengirimkan umpan silang yang berhasil disambut Alexander Jeremejeff dengan sundulan pada menit 45+1.

Gol tersebut membuat Persija menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

2. Permainan semakin terbuka di babak kedua

Pesepak bola Borneo FC Juan Felipe (kiri) melakukan tendangan bebas ke gawang Persija Jakarta saat BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (5/9/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/agr

Memasuki babak kedua, Borneo FC meningkatkan tekanan demi mencari gol penyeimbang. Persija pun harus bekerja keras menjaga keunggulan di tengah gempuran tuan rumah.

Meski mendapat tekanan, pertahanan Persija tetap solid. Macan Kemayoran juga beberapa kali mengancam melalui serangan balik dan skema permainan berbasis penguasaan bola.

Sejumlah peluang tercipta hingga akhir pertandingan. Namun, tidak ada gol tambahan yang mengubah skor. Persija pun memastikan kemenangan 1-0 sekaligus membawa pulang tiga poin dari Samarinda.

3. Pelatih Persiija STY anggap pertandingan yang ketat

Momen ketika STY masih melatih Timnas Indonesia (instagram.com/shintaeyong7777)

Usai pertandingan, Shin Tae-yong memberikan apresiasi kepada para pemainnya. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai kemenangan di markas Borneo FC bukan hasil yang mudah.

Menurut Shin, konsentrasi pemain hingga peluit panjang menjadi salah satu kunci Persija mampu mempertahankan keunggulan.

“Pertandingan yang sangat sulit. Tapi saya rasa kami telah bekerja keras bersama untuk menyajikan pertandingan yang baik. Saya pun ingin mengucapkan selamat kepada pemain,” tutur Shin Tae-yong dikutip dari Ileague.id.

“Setahu saya, Persija tidak pernah menang di Kalimantan selama delapan tahun, namun akhirnya kami bisa menang. Pemain sangat kesulitan, tetapi para pemain tidak kehilangan konsentrasi hingga akhir. Saya sungguh ingin memuji kerja keras mereka,” lanjutnya.

4. Permainan Persija masih bisa ditingkatkan

Alexander Jeremejeff, pemain anyar Persija. (Dok. Persija)

Meski meraih kemenangan, Shin mengakui Persija belum menunjukkan performa terbaiknya. Ia bahkan menilai Borneo FC tampil lebih baik dan memberikan perlawanan keras sepanjang pertandingan.

“Jujur saja, di laga ini kami baru menunjukkan sekitar 50 persen dari performa kami yang sebenarnya. Meski begitu, di akhir babak pertama, Alex dan para pemain tetap fokus hingga bisa mencetak gol dan menang,” kata Shin.

Ia menilai efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Persija mampu memanfaatkan peluang dari kombinasi umpan Kerim Memija dan sundulan Jeremejeff untuk mencetak gol kemenangan.

“Sejujurnya, jika dibandingkan dengan permainan kami, tim Borneo FC bermain jauh lebih baik dan lebih keras. Tapi alasan kami bisa menang adalah keberhasilan memanfaatkan penyelesaian akhir dari umpan silang Alex dan Memo yang lebih tajam dari lawan,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article