Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hadapi Persija di Segiri, Borneo FC Sudah Langsung Tebar Ancaman

Kota Samarinda
Hadapi Persija di Segiri, Borneo FC Sudah Langsung Tebar Ancaman
Foto udara Stadion Segiri di Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (10/2/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.
  • Borneo FC Samarinda tetap menjalani pola persiapan pramusim tanpa perlakuan khusus untuk Persija Jakarta, jelang laga pembuka Super League 2026/27 di Stadion Segiri, 5 September 2026.
  • Manajemen menitikberatkan kesiapan internal, performa pemain, dan penerapan strategi pelatih; pemusatan latihan serta laga uji coba di Yogyakarta membantu mematangkan kondisi tim.
  • Asisten pelatih Pedro Javier menyebut kondisi fisik dan taktikal pemain membaik, sementara adaptasi pemain baru dengan skuad lama berjalan positif dan membangun suasana tim kondusif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Samarinda, IDN Times - Borneo FC Samarinda memilih tidak mengubah pola persiapan menjelang laga perdana BRI Super League 2026/27 menghadapi Persija Jakarta. Nama besar Macan Kemayoran tak membuat Pesut Etam mengubah rutinitas yang telah dijalankan selama pramusim.

Borneo FC akan menjamu Persija di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (5/9/2026) malam.

  1. 1. Persiapan kesiapan Borneo FC

    Aksi gelandang PSM, Navarone Foor, dalam laga uji coba pramusim melawan Borneo FC pada 15 Agustus 2026.
    Aksi gelandang PSM Makassar, Navarone Foor (kanan), dalam laga uji coba pramusim melawan Borneo FC Samarinda di Yogyakarta pada 15 Agustus 2026. (instagram.com/psm_makassar)

    Manajer Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri, menegaskan timnya tidak memberikan perlakuan khusus terhadap Persija. Menurutnya, setiap pertandingan di Super League memiliki tantangan tersendiri sehingga seluruh lawan harus dihadapi dengan kesiapan yang sama.

    "Biasa-biasa saja, karena memang kami setiap tahunnya ketemu, dan semua tim lawan ini kuat. Ya kan? Jadi ya semua kami harus hadapi," kata Dandri dikutip dari Ileague.id.

    Borneo FC lebih memilih menitikberatkan perhatian pada kesiapan internal tim. Performa pemain dan kemampuan menjalankan strategi yang disiapkan pelatih dinilai lebih penting daripada reputasi lawan.

    Kepercayaan diri Pesut Etam juga ditopang perkembangan positif selama pramusim. Pemusatan latihan dan sejumlah laga uji coba di Yogyakarta menjadi bagian penting dalam mematangkan kondisi tim sebelum kompetisi bergulir.

  2. 2. Kondisi pemain Borneo FC makin membaik

    Laga uji coba Semen Padang Fc menghadapi Borneo FC (Foto: Semen Padang FC)
    Laga uji coba Semen Padang Fc menghadapi Borneo FC (Foto: Semen Padang FC)

    Asisten pelatih Borneo FC, Pedro Javier, menyebut kondisi pemain mulai menunjukkan perkembangan, baik secara fisik maupun taktikal.

    “Bersyukur karena semua pemain sudah mulai bagus dalam kondisi fisik, taktikal dan sudah mulai mengerti apa yang diinginkan pelatih,” ujar Pedro.

    Perkembangan tersebut menjadi modal penting bagi Borneo FC yang melakukan perubahan komposisi skuad untuk musim 2026/27. Sejumlah pemain baru masih membutuhkan proses untuk memahami karakter rekan setim serta sistem permainan yang diterapkan tim pelatih.

  3. 3. Proses adaptasi pemain baru makin membaik

    bloom2.jpg
    Gelandang anyar Borneo FC Samarinda, Njabulo Blom. IG_ blomnjabulo_4

    Pedro menilai proses adaptasi pemain baru sejauh ini berjalan positif. Hubungan antara pemain lama dan pemain anyar juga mulai terbangun sehingga menciptakan suasana tim yang lebih kondusif.

    “Cukup bagus, pemain yang baru bergabung di Borneo FC juga mulai saling paham. Mereka anak baik dan sekarang adalah bagaimana kita membangun satu tim yang kondusif. Kita juga lihat bagaimana antara pemain lama dengan baru saling membantu. Ini modal positif kita,” pungkasnya.

    Dengan persiapan tersebut, Borneo FC siap membuka perjalanan di Super League 2026/27 dengan menghadapi Persija di hadapan pendukung sendiri.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More