Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Duel Panas di Pontianak! Daud Yordan Incar KO atas Petinju Filipina
Daud Yordan timbang berat badan, persiapan laga DYP. (IDN Times/Teri).
  • Daud Yordan menargetkan kemenangan KO atas Adore Torres pada DYP Back to Champion 2026 di Pontianak, setelah menjalani persiapan dan latihan intensif.
  • Meski belum pernah menghadapi Torres, Daud mengandalkan pengalaman memenangi lebih dari enam laga melawan petinju Filipina serta analisis tim terhadap kekuatan dan kelemahan lawan.
  • Melalui DYP, Daud ingin memperluas kesempatan petinju Indonesia berkembang; laga di GOR Terpadu Pontianak dijadwalkan disiarkan Garuda TV pukul 20.00 atau 21.00 WIB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pontianak, IDN Times - Petinju profesional Indonesia, Daud Yordan, menargetkan kemenangan knockout (KO) saat menghadapi petinju Filipina, Adore Torres, dalam ajang Daud Yordan Promotion (DYP) Back to Champion 2026 di GOR Terpadu Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (10/10/2026).

Daud mengaku optimistis menghadapi pertarungan tersebut setelah menjalani persiapan dan latihan intensif. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing dan menunjukkan performa terbaik di atas ring.

“Target saya menang KO sebelum habis ronde. Itulah target saya. Kenapa? Karena memang kita berlatih keras, kita ingin menunjukkan kemampuan bahwa kita masih bisa, dan saya yakin masih sangat bisa,” ujar Daud, Jumat (9/10/2026).

1. Daud sebut pengalaman hadapi petinju Filipina

Petinju Indonesia, Daud Yordan. (Dok. Istimewa)

Meski membidik kemenangan KO, petinju yang juga menjabat sebagai senator itu menegaskan tidak akan meremehkan lawannya. Ia menyadari hasil pertandingan tinju sulit diprediksi sehingga tetap akan menjalankan strategi yang telah disiapkan bersama tim.

Daud mengaku belum pernah berhadapan langsung dengan Adore Torres. Namun, pengalamannya menghadapi petinju Filipina menjadi salah satu modal untuk menghadapi pertarungan tersebut.

Ia menyebut telah lebih dari enam kali bertanding melawan petinju Filipina dan memenangi seluruh laga tersebut. Meski demikian, Daud menegaskan tetap akan mewaspadai kemampuan Torres.

“Kalau Adore Torres belum pernah, tetapi kalau rata-rata petinju Filipina sudah lebih dari enam kali saya bertarung melawan petinju Filipina dan semuanya saya kalahkan. Artinya, saya punya pengalaman tentang itu, namun saya tetap harus hati-hati,” katanya.

Daud mengatakan dirinya bersama tim telah mempelajari kekuatan dan kelemahan calon lawannya selama beberapa bulan terakhir. Hasil analisis tersebut akan menjadi dasar untuk menyusun strategi dan memaksimalkan peluang meraih kemenangan.

“Kami sudah pelajari beberapa bulan ini. Kami melihat kelemahan-kelemahan yang bisa kami maksimalkan untuk nanti bisa memenangkan pertandingan,” ungkapnya.

2. DYP Back to Champion jadi panggung kebangkitan tinju nasional

Daud Yordan dan Adore Torres. (IDN Times/Teri).

Selain memburu kemenangan, Daud menjadikan DYP Back to Champion 2026 sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem tinju profesional di Indonesia.

Melalui Daud Yordan Promotion (DYP), ia ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi petinju Tanah Air untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan karier hingga tingkat nasional maupun internasional.

Daud berharap ajang tersebut tidak hanya menjadi panggung bagi petinju yang sudah dikenal publik, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya generasi baru, termasuk petinju potensial dari Kalimantan Barat.

“DYP memberikan wadah kepada seluruh anak-anak bangsa dari Sabang sampai Merauke untuk bisa menampilkan penampilan terbaik mereka, sehingga nanti tidak hanya putus sampai generasi saya, tetapi ada generasi-generasi yang lain,” tuturnya.

Ia juga berharap penyelenggaraan pertandingan tinju berskala besar di Pontianak dapat menginspirasi generasi muda daerah untuk menekuni olahraga tersebut dan berani mengejar prestasi.

3. Ajak masyarakat Kalbar saksikan pertandingan

Daud Yordan, petinju Indonesia. (Dok. Istimewa)

Menjelang pertandingan, Daud memastikan persiapan telah memasuki tahap akhir. Rangkaian kegiatan, mulai dari penimbangan berat badan, pemeriksaan kesehatan, hingga konferensi pers, telah dilaksanakan.

Ia mengajak masyarakat Kalimantan Barat untuk menyaksikan langsung pertarungan di GOR Terpadu Pontianak. Bagi yang tidak dapat hadir, pertandingan dijadwalkan disiarkan secara langsung melalui Garuda TV pada pukul 20.00 atau 21.00 WIB.

“Besok Bapak, Ibu, semua yang ada di Kalimantan Barat silakan datang menonton langsung, menyaksikan bagaimana perhelatan sebuah event besar yang akan terjadi di GOR Terpadu, Kota Pontianak,” ujarnya.

Di luar pertarungan melawan Torres, Daud mengisyaratkan masih ingin melanjutkan kiprahnya di dunia tinju profesional. Ia menegaskan laga ini bukan menjadi titik awal untuk kembali berkarier, melainkan bagian dari perjalanan yang masih ingin diteruskannya.

Meski memiliki ambisi jangka panjang, Daud menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menghadapi Adore Torres dan meraih kemenangan dalam DYP Back to Champion 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article