PSM Makassar Gagal Memetik Kemenangan atas Persik Kediri

Balikpapan, IDN Times - PSM Makassar gagal meraih kemenangan dalam laga pekan kesepuluh Liga 1 saat menghadapi Persik Kediri, Senin malam (4/11/2024), di Stadion Batakan Balikpapan.
Tim Juku Eja, julukan PSM Makassar, harus puas berbagi poin dengan Persik setelah bermain imbang 1-1.
Pada pertandingan ini, Persik unggul lebih dulu lewat gol Ezra Walian di menit ke-19. Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui Titto Okelo pada menit ke-45. Hingga laga usai, skor tetap bertahan 1-1.
1. PSM lebih dominan

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, menyatakan bahwa timnya mendominasi jalannya pertandingan. Ia mencatat setidaknya ada tujuh peluang berbahaya yang berpotensi menjadi gol, sedangkan tim tamu hanya memiliki satu peluang. Meski menciptakan banyak peluang, sayangnya, semua upaya gagal dikonversi menjadi gol. “Sayangnya, jika Anda tidak mencetak gol, maka Anda tidak akan menang,” ujarnya usai pertandingan.
Meski gagal meraih kemenangan, Bernardo tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, para pemain sudah berusaha maksimal, terutama mengingat ada pemain yang baru pulih dari cedera.
Hasil imbang ini membuat PSM untuk sementara tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 17 poin.
2. Dihantui cedera pemain

Salah satu penyebab inkonsistensi performa PSM musim ini adalah cedera yang dialami sejumlah pemain inti sejak awal musim. Meski tak ingin menjadikan cedera sebagai alasan, Bernardo mengakui bahwa absennya para pemain kunci memberikan kesulitan tersendiri bagi tim. “Kenyataannya memang demikian, terlebih kualitas pemain utama dan pengganti cukup jauh,” jelasnya.
Dengan jeda kompetisi lebih dari dua pekan, PSM akan memaksimalkan waktu ini untuk memulihkan kondisi pemain yang cedera.
3. Pelatih Persik puas bisa mencuri poin

Sementara itu, pelatih Persik Kediri, Marcelo Rospide, tetap merasa puas meskipun timnya hanya meraih hasil imbang. Ia mengakui laga melawan PSM Makassar adalah pertandingan yang sulit, apalagi Persik harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-38 setelah Ahmad Nuri Fasya menerima kartu merah.
“Sebenarnya kami menargetkan kemenangan, namun dengan situasi di lapangan, satu poin ini sudah cukup memuaskan,” kata Marcelo.
Marcelo juga mengapresiasi semangat juang para pemain yang tidak kenal lelah sepanjang pertandingan. “Saya sangat bangga dengan kinerja para pemain. Mereka terus berjuang untuk mengamankan poin,” tambahnya.
Tambahan satu poin ini menempatkan Persik sementara di posisi kedelapan dengan 15 poin. Hasil ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Persik dalam laga tandang. Dari lima laga tandang, Persik berhasil menang tiga kali dan dua kali bermain imbang.