Investasi Tembus Rp171,8 Triliun, OIKN Tawarkan Kawasan Lifestyle

Nusantara, IDN Times - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menyatakan total investasi yang telah masuk untuk pembangunan IKN mencapai Rp171,8 triliun. Nilai ini terdiri dari investasi swasta dan anggaran yang bersumber dari APBN.
“Total investasi saat ini mencapai Rp132 triliun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta dari investor swasta lokal maupun internasional. Sementara itu, dana APBN yang sudah digelontorkan sebesar Rp48,8 triliun,” ujar Basuki saat menerima kunjungan Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Joko Suranto beserta 500 anggota REI, Jumat (16/5/2025).
1. Rangkaian HUT ke-53 REI

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-53 REI yang dilaksanakan di Aula Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN.
Basuki menambahkan, pembangunan IKN saat ini memasuki tahap kedua yang mencakup pengembangan kawasan legislatif dan yudikatif. Sejumlah infrastruktur strategis juga telah rampung, termasuk Istana Presiden dan Istana Garuda, sebagai simbol pusat pemerintahan baru.
2. Otorita IKN cari mitra strategis

Lebih lanjut, Otorita IKN mengajak REI untuk berkontribusi dalam pengembangan lifestyle hub—sebuah kawasan pusat gaya hidup modern dan berkelanjutan yang akan menjadi daya tarik baru di jantung Nusantara.
“Otorita IKN tidak hanya menawarkan lahan, tapi juga membuka peluang investasi jangka panjang dengan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan,” tegas Basuki.
Ia menekankan pentingnya membangun kota yang bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan ekosistem kehidupan dan peradaban baru. Dalam konteks ini, REI dinilai sebagai mitra strategis untuk mewujudkan visi IKN sebagai forest city—kota hijau yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
3. Komitmen REI mendukung IKN

Sementara itu, Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung pembangunan IKN. Menurutnya, kehadiran REI di Nusantara adalah bentuk dukungan nyata atas transformasi IKN menjadi pusat pemerintahan masa depan.
“Kami percaya bahwa IKN siap menjadi ibu kota baru Indonesia. Dalam rangka HUT REI, kami juga menggelar aksi penanaman 800 bibit pohon di Kawasan Inti Pemerintahan sebagai wujud kepedulian lingkungan,” ujarnya.
Joko menyebut kegiatan penanaman pohon tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral lintas generasi. “Bagi kami, menanam pohon adalah bentuk cinta pada bumi, pada generasi mendatang, sekaligus amal jariyah. Udara bersih yang dihasilkan akan menjadi warisan berharga bagi bangsa,” pungkasnya.