Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Air Terjun Tangga Bidadari, Destinasi Wisata untuk Relaksasi

IDN Times/Humas Kutim
IDN Times/Humas Kutim

Sangatta, IDN Times - Air Terjun Tangga Bidadari setiap pekan dikunjungi pengunjung. Dinamakan Air Terjun Tangga Bidadari karena letaknya di Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Jaraknya pun berdekatan dengan Pantai Jepu-Jepu.

Untuk menuju ke sana, diperlukan waktu 45 menit dari Pantai Jepu-Jepu dengan menyusuri garis pantai, selanjutnya memasuki area tambak warga dan perkebunan sepanjang 12 kilometer.

1. Air terjun yang jernih dan dapat diminum langsung

IDN Times/Humas Kutim
IDN Times/Humas Kutim

Selangkau sendiri merupakan salah satu desa yang berbatasan dengan pesisir Selat Makassar. Air terjun berundak-undak mirip seperti tangga dengan lantai yang terbentuk dari bagian karst tangga ini punya air yang jernih dan dapat diminum langsung. Air tersebut berasal dari sumber mata air pegunungan Karst Sangkulirang Mangkalihat. Ditambah lagi suasana yang tenang dengan rimbunnya pepohonan.

"Tempat ini sangat menyenangkan dan merelaksasi pikiran. Saya sering berkunjung ke sini ketika pikiran sudah penat setelah bekerja," ucap Sudirman salah satu warga Sangatta yang tengah berlibur ke Air Terjun Tangga Bidadari bersama keluarga.

2. Kawasan wisata Air Terjun Tangga Bidadari harus dijaga sehingga ketersedian air jernih tetap ada

IDN Times/Humas Kutim
IDN Times/Humas Kutim

Di tengah kunjungan Sudirman ke Air Terjun Tangga Bidadari, ia pun berharap kawasan wisata ini harus tetap hijau dan asri sehingga ketersediaan air tetap terjaga. 

"Menjaga kawasan air terjun Bidadari tetap hijau merupakan tanggung jawab bersama, terutama masyarakat yang peduli lingkungan hidup. Bisa dengan cara menanam pohon selain berguna dalam pengembalian ekosistem yang ada, juga memberikan manfaat kesehatan manusia, terlebih kawasan yang dihijaukan adalah kawasan air terjun yang memerlukan ketersediaan pohon untuk mengamankan lahan yang ada dari longsor di kala hujan," tutupnya.

Share
Topics
Editorial Team
Humas Kutai Timur
EditorHumas Kutai Timur
Follow Us