Rusunawa lokasi karantina yang disiapkan untuk pasien positif tanpa gejala di PPU (IDN Times/Ervan Masbanjar)
Dibeberkannya, langkah Pemkab PPU selanjutnya adalah melakukan persiapan untuk karantina bagi seluruh jemaah asal PPU yang mengikuti Ijtima Dunia Zona Asia di Gowa tersebut di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang terletak di Terminal Penajam.
"Hal ini dilakukan agar memudahkan pengawasan dan mencegah penyebaran lebih luas lagi, insya Allah paling lambat Rabu (8/4) besok sudah dapat dipakai dan semua pelaku perjalanan klaster Gowa menempati tempat yang disediakan oleh Pemkab PPU." tegasnya.
Gafur mengimbau, kepada masyarakat agar tetap tenang dan menjaga kondisi kesehatan. Selain itu, agar memakai masker, sering mencuci tangan. Ia juga meminta agar masyarakat PPU tetap bersemangat karena awal penyakit berasal dari kecemasan dan kepanikan. Ketenangan adalah sebagian dari obat dan kesabaran adalah permulaan dari kesembuhan.
"Sekali lagi saya imbau kepada seluruh masyarakat PPU mohon mengindahkan imbauan dari pemerintah karena penyebaran COVID-19 sangat tidak bisa terdeteksi. Jadi kerja sama yang baik, garda terdepan kita adalah diri kita sendiri. Jika masyarakat tidak mengindahkan imbauan ini maka saya yakin sekali kedepan akan semakin banyak penyebaran corona di PPU," pungkasnya.