Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Di Tengah Arus 3 Knot, Penyelam Berhasil Evakuasi Korban dari KM Virgo

Kota Banjarbaru
2 min read
Di Tengah Arus 3 Knot, Penyelam Berhasil Evakuasi Korban dari KM Virgo
Proses evakuasi korban KM Virgo Transport 8 menuju RS Bhayangkara Kalsel, Minggu (20/9/2026). Foto SAR
  • Tim gabungan Basarnas menemukan dan mengevakuasi satu korban dari dalam KM Virgo Transport 8 pada 20 September 2026, sehingga total korban ditemukan menjadi 118 orang.
  • Dari 118 korban yang ditemukan, 108 orang selamat dan 10 meninggal dunia; korban terbaru dibawa helikopter SAR ke RS Bhayangkara Kalimantan Selatan.
  • Operasi penyelaman terkendala arus 2–3 knot dan gelombang, sementara ROV digunakan memetakan kapal terbalik di kedalaman 30 meter untuk pencarian serta persiapan salvage.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banjarmasin, IDN Times - Tim penyelam gabungan Basarnas kembali menemukan satu korban di dalam badan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Minggu (20/9/2026).

Korban ditemukan saat kondisi cuaca dan arus bawah laut mendadak teduh selama 45 menit hingga penyelam berhasil mengevakuasi korban pukul 14.14 Wita. Evakuasi ini menambah total korban KM Virgo Transport 8 yang telah ditemukan menjadi 118 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 10 lainnya meninggal dunia.

"Setelah ada tantangan di lapangan, akhirnya kami bisa menemukan satu korban di dalam KM Virgo Transport 8," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, Minggu malam.

  1. 1. Operasi SAR berlangsung tidak mudah

    Minggu 5.jpeg
    Proses evakuasi korban KM Virgo Transport 8 menuju RS Bhayangkara Kalsel, Minggu (20/9/2026). Foto SAR

    Sudayana mengatakan proses penyelaman berlangsung tidak mudah. Sepanjang Minggu, tim menghadapi gelombang laut dan arus bawah permukaan yang cukup kuat.

    Kecepatan arus bawah laut bahkan mencapai 2 hingga 3 knot. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan penyelam sehingga mereka harus menghentikan sementara penyelaman dan kembali ke permukaan.

    "Para penyelam kami terpaksa kembali ke permukaan sembari menunggu cuaca membaik. Saat kecepatan arus bawah permukaan air 2 hingga 3 knot, artinya tidak memungkinkan dilakukan penyelaman," ujarnya.

  2. 2. SAR berhasil mengevakuasi 1 korban

    Jumat 4.jpeg
    Tim SAR mengevakuasi tiga korban meninggal dunia KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Jumat (18/9/2026) malam. Foto SAR

    Kesempatan kembali terbuka ketika kondisi cuaca membaik pada siang hari. Selama sekitar 45 menit, tim penyelam memanfaatkan kondisi tersebut untuk kembali menyisir bagian dalam badan kapal.

    Upaya itu membuahkan hasil. Satu korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dari dalam KM Virgo Transport 8.

    Sebelumnya, tim penyelam juga telah mengevakuasi tiga jasad korban dari dalam kapal.

    "Korban kami evakuasi menggunakan helikopter SAR untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kalimantan Selatan," kata Sudayana.

  3. 3. SAR memanfaatkan robot bawah air

    IMG-20260919-WA0020.jpg
    TNI AL yang melibatkan unsur KRI GNR-332, KRI CNP-936, dan KRI PFN-731 serta Pasukan Penyelam dan Kopaska melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di lokasi kejadian, Jumat (18/9/2026)(dok. Dispenal)

    Seiring pencarian berlanjut, operasi SAR kini difokuskan pada pemetaan dan pemantauan bagian dalam KM Virgo Transport 8.

    Kapal Ro-Ro tersebut berada di kedalaman sekitar 30 meter dengan posisi tertelungkup di dasar laut. Kondisi ini membuat proses pencarian korban di dalam badan kapal membutuhkan kehati-hatian ekstra.

    Tim SAR mengerahkan perangkat remotely operated vehicle (ROV), yakni robot bawah air yang dapat dikendalikan dari permukaan.

    Perangkat tersebut membantu tim memetakan kondisi bagian dalam kapal sekaligus memantau situasi secara real time. Data dari ROV juga digunakan untuk membantu menentukan area pencarian korban berikutnya.

    Selain mendukung operasi SAR, data hasil pemantauan ROV akan menjadi bagian penting dalam persiapan operasi salvage untuk mengangkat badan KM Virgo Transport 8 ke permukaan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More