Operasi SAR KM Virgo Diperpanjang 7 Hari, Tim Mulai Siapkan Salvage

- Basarnas memperpanjang operasi SAR KM Virgo Transport 8 selama tujuh hari karena 126 dari total 243 penumpang dan kru masih belum ditemukan.
- Hingga hari keenam, tim mengevakuasi 117 orang: 108 selamat dan sembilan meninggal. Bangkai kapal berada terbalik di kedalaman sekitar 30 meter.
- Penyelam TNI AL dan SAR melanjutkan pencarian laut, didukung kapal serta patroli udara. Tim ahli juga menyiapkan salvage untuk mengangkat dan membalikkan bangkai kapal.
Banjarmasin, IDN Times - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperpanjang operasi SAR untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Operasi pencarian diperpanjang selama tujuh hari setelah sebelumnya berlangsung selama enam hari.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan perpanjangan operasi diperlukan mengingat peliknya situasi operasi SAR kapal Ro-Ro ini. Di samping juga jumlah korban belum ditemukan sebanyak 126 orang.
"Operasi SAR kami perpanjang selama tujuh hari ke depan," kata Yudhi dalam jumpa pers, Sabtu (19/9/2026).
1. Operasi SAR KM Virgo Transport 8

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kedua kiri) didampingi Wakil Menteri Perhubungan Suntana (kiri) dan Direktur Operasi Basarnas Laksma TNI Yudhi Bramantyo (kanan) memberikan keterangan update penanganan kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di Posko Nasional Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (16/9/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa. Menurut Yudhi, pencarian KM Virgo Transport 8 membutuhkan penanganan serius dengan melibatkan tenaga profesional di bidang penyelamatan serta waktu yang memadai. Pasalnya, kapal Ro-Ro tersebut kini berada di dasar Laut Jawa pada kedalaman sekitar 30 meter.
Bangkai kapal juga berada dalam posisi tengkurap menghadap dasar laut. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi tim penyelam dalam mencari korban yang kemungkinan masih berada di dalam maupun di sekitar kapal.
Hingga hari keenam operasi, tim SAR telah mengevakuasi 117 orang. Sebanyak 108 orang ditemukan selamat, sedangkan sembilan orang meninggal dunia. Sementara itu, 126 orang lainnya masih dalam pencarian berdasarkan data manifes kapal yang mengangkut 243 penumpang dan kru.
2. Penyelam TNI AL dan SAR masih mencari korban

Tim SAR mengevakuasi tiga korban meninggal dunia KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Jumat (18/9/2026) malam. Foto SAR Yudhi mengatakan tim penyelam TNI AL dan SAR kembali melanjutkan pencarian di sekitar bangkai kapal pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.
Kondisi cuaca, gelombang, dan arus bawah laut dinilai cukup mendukung untuk pelaksanaan penyelaman.
"Semoga kondisi cuaca terus mendukung sehingga para penyelam dapat bekerja dengan baik," ujarnya.
Dalam operasi pencarian tersebut, TNI AL mengerahkan lima kapal, yakni KRI I Gusti Ngurah Rai, KRI Nala, KRI Pulau Fani, KRI Canopus, dan KAL Kumai.
Sementara itu, Basarnas mengerahkan KN Wisanggeni, KN Laksamana, KN Kamajaya, KN Permadi, dan KN Kunyit untuk mendukung pencarian korban.
Selain pencarian melalui laut, Basarnas juga akan melakukan patroli udara secara rutin. Helikopter dan kapal SAR akan menyisir sejumlah lokasi yang diperkirakan menjadi tempat keberadaan korban.
3. Rencana operasi SAR hri ketujuh

KRI Pulau Fani-731 melakukan operasi SAR KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kamis (17/9/2026). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/kye Di tengah pencarian korban, tim ahli operasi salvage mulai bekerja untuk menyiapkan proses pengangkatan sekaligus membalikkan posisi bangkai KM Virgo Transport 8.
Yudhi mengatakan bangkai kapal nantinya akan diangkat menggunakan balon khusus. Basarnas bersama tim ahli kini mulai menyiapkan tahapan operasi salvage tersebut.
Sejumlah personel pendukung, termasuk penyelam SAR dan Kopaska TNI AL, telah berada di lokasi. Peralatan pendukung milik pemilik kapal juga telah dipindahkan ke lokasi untuk menunjang proses pengangkatan dan pembalikan bangkai kapal.
Operasi salvage ini diharapkan dapat mendukung pencarian korban yang masih berada di dalam bangkai KM Virgo Transport 8.

















