Pesut Etam Tampil Meyakinkan, Borneo FC Kalahkan Semen Padang 2-1

- Borneo FC Samarinda membuka uji coba pramusim 2026 dengan kemenangan 2-1 atas Semen Padang di Yogyakarta, melalui gol Varanda dan Astina.
- Pelatih Mauro Jeronimo menilai laga perdana terutama untuk mengukur perkembangan fisik, taktik, teknik, mentalitas, serta koneksi antarpemain, bukan semata hasil akhir.
- Borneo FC masih membenahi serangan, pertahanan, pressing, dan transisi sambil melanjutkan evaluasi serta pematangan skema selama program pramusim di Yogyakarta.
Samarinda, IDN Times - Borneo FC Samarinda mengawali rangkaian uji coba pramusim 2026 dengan hasil positif. Pesut Etam mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Yogyakarta, Minggu (9/8/2026) sore.
Dua gol kemenangan Borneo FC masing-masing dicetak Varanda dan Astina. Hasil tersebut menjadi modal awal bagi skuad Pesut Etam dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.
1. Momentum mengukur kondisi permainan Borneo FC

Meski meraih kemenangan, pelatih kepala Borneo FC, Mauro Jeronimo, menegaskan bahwa hasil bukan menjadi fokus utama dalam uji coba perdana. Menurutnya, pertandingan tersebut lebih penting untuk mengukur perkembangan fisik, taktik, teknik, hingga mentalitas para pemain.
"Ini merupakan ujian yang baik bagi kami. Ini pertandingan pertama pramusim dan kami masih berada di tahap awal. Para pemain mencoba memahami bagaimana kami harus bermain, membangun koneksi satu sama lain, sekaligus meningkatkan kemampuan fisik, taktik, dan teknik," kata Jeronimo usai pertandingan dalam website Borneo FC.
Pelatih asal Brasil itu juga melihat perkembangan positif dari sisi mentalitas, sikap, dan komunikasi antarpemain. Namun, ia menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum tim benar-benar siap menghadapi kompetisi.
2. Gaya permainan bertahan dan menyerang Borneo FC disorot

Jeronimo menyoroti sektor menyerang dan bertahan yang masih perlu dibenahi. Ia juga meminta anak asuhnya meningkatkan kemampuan dalam melakukan pressing serta transisi permainan.
"Kami harus memperbaiki semuanya. Kami perlu meningkatkan cara menyerang dengan bola, kemampuan melakukan pressing, serta kualitas permainan dalam empat momen permainan," ujarnya.
Menurut Jeronimo, beberapa aspek permainan Borneo FC sudah menunjukkan potensi, terutama ketika menjalankan transisi dan tekanan tinggi. Namun, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah bagi skuad Pesut Etam.
"Kami sudah melihat beberapa hal menarik dalam transisi dan situasi tekanan tinggi. Tetapi kami masih harus meningkatkan banyak aspek karena ini baru langkah awal," jelasnya.
3. Program pramusim Borneo FC di Yogyakarta

Kemenangan atas Semen Padang pun menjadi pijakan awal Borneo FC untuk melanjutkan program pramusim di Yogyakarta. Tim pelatih selanjutnya akan melakukan evaluasi terhadap kondisi fisik, teknis, dan taktik pemain sebelum menghadapi rangkaian uji coba berikutnya.
Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, Borneo FC akan terus mematangkan skema permainan sekaligus membangun kekompakan skuad sebelum kompetisi resmi musim 2026/2027 bergulir.














