Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pesepak bola Borneo FC Juan Felipe Villa (kiri) bersama Marcos Emanuel Astina (kanan) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Bali United pada pertandingan Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (20/9/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/kye
  • Borneo FC Samarinda bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar pada pekan kesembilan Super League 2026/2027 di Stadion Segiri.
  • Juan Villa membawa Borneo unggul lewat tendangan jarak jauh menit ke-43, sebelum Achmad Fahrul Aditia menyamakan skor untuk PSM pada menit ke-54.
  • PSM menerima dua kartu merah setelah keputusan VAR, tetapi Borneo gagal menambah gol meski unggul jumlah pemain; kedua tim kini mengoleksi 10 poin.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samarinda, IDN Times - Borneo FC Samarinda gagal mengamankan poin penuh saat menjamu PSM Makassar pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (7/11/2026) sore, Pesut Etam harus puas bermain imbang 1-1 dalam pertandingan yang diwarnai dua kartu merah dan sejumlah peninjauan Video Assistant Referee (VAR).

Borneo FC sebenarnya sempat unggul lebih dahulu melalui gol spektakuler Juan Villa pada menit ke-43. Namun, PSM berhasil menyamakan kedudukan lewat Achmad Fahrul Aditia pada menit ke-54.

Kantor Berita Antara melaporkan, hasil ini membuat Borneo FC dan PSM sama-sama mengoleksi 10 poin. PSM menempati peringkat kesembilan klasemen sementara, sedangkan Pesut Etam berada satu tingkat di bawahnya.

1. Borneo FC sempat mencetak gol duluan

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Juan Felipe Villa Ruiz (kiri) berselebrasi bersama rekannya Christophe Nduwarugira (kanan) usai mencetak gol ke gawang Bali United saat pertandingan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (11/5/2026). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU

Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung tampil agresif. PSM beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah melalui pergerakan Rizky Eka Pratama dan Victor Luiz dari sisi kiri. Sementara itu, tensi pertandingan mulai meningkat hingga bek Borneo FC, Iago Mendonça, menerima kartu kuning pada menit ke-30.

Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum. Juan Villa mencetak gol melalui tendangan jarak jauh yang spektakuler pada menit ke-43. Melihat posisi kiper PSM, Muhammad Ardiansyah, yang berada cukup jauh dari garis gawang, Villa melepaskan tembakan dari wilayah tengah lapangan yang gagal diantisipasi penjaga gawang.

Gol tersebut membawa Borneo FC unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.

2. Tim tamu meningkatkan intensifitas permainan

Pemain PSM Makassar, Fahrul Aditia, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang PSIM Yogyakarta dalam laga pekan kelima BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Kab. Bantul, pada 16 Oktober 2026. (dok. Ofisial PSM Makassar/Agung Dewantara)

Memasuki babak kedua, PSM melakukan pergantian penjaga gawang dengan memasukkan Hilman Syah menggantikan Muhammad Ardiansyah. Pergantian tersebut diikuti peningkatan intensitas serangan tim tamu.

Hasilnya, PSM berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-54. Memanfaatkan umpan Rizky Eka Pratama, Achmad Fahrul Aditia sukses membobol gawang Borneo FC dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR sebelum akhirnya disahkan wasit.

Situasi pertandingan semakin menguntungkan Borneo FC setelah PSM harus bermain dengan 10 orang. Mufli Hidayat menerima kartu merah langsung pada menit ke-63 setelah VAR mengonfirmasi tindakan tidak sportif berupa tandukan terhadap Hugo Samir.

3. Borneo gagal memenangkan pertandingan

Dua pemain Borneo FC Samarinda, Ikhsan Zikrak (kiri) dan Komang Teguh (kanan), dalam sesi official training di Stadion Segiri Samarinda pada 2 Januari 2026. (Instagram.com/borneofc.id)

Unggul jumlah pemain, Borneo FC meningkatkan tekanan untuk mencari gol kemenangan. Pelatih Pesut Etam memasukkan sejumlah pemain, di antaranya Ikhsan Zikrak dan Muhammad Redzuan, guna menambah daya gedor.

Namun, rapatnya pertahanan PSM membuat Borneo FC kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Drama kembali terjadi pada masa tambahan waktu.

Melalui peninjauan VAR, gelandang PSM Stefan Jevtoski diganjar kartu merah langsung pada menit ke-90+8 akibat pelanggaran berat. PSM pun harus melanjutkan pertandingan dengan sembilan pemain.

Meski unggul jumlah pemain hingga akhir pertandingan, Borneo FC tetap gagal memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol tambahan. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article