Jarang Diketahui, Ini 4 Hewan Unik yang Hidup di Somalia

Somalia, negara yang terletak di kawasan Afrika Timur, tidak hanya dikenal dengan bentang alamnya yang eksotis, tetapi juga kekayaan fauna yang beragam. Berbagai spesies mamalia, reptil, hingga burung hidup dan berkembang di negara ini, mulai dari wilayah pegunungan hingga padang pasir yang luas.
Sebagian satwa tersebut bahkan tergolong langka dan memiliki karakteristik unik. Berikut empat hewan menarik yang dapat ditemukan di Somalia.
1. Honey badgers

Honey badger dikenal sebagai salah satu hewan paling agresif dan tangguh di alam liar. Spesies ini mampu bertahan hidup dalam berbagai kondisi ekstrem. Mengutip laman Birdwatchinghq, honey badger memiliki ciri khas bulu hitam di bagian bawah tubuh, sementara punggung hingga bagian atas kepala berwarna putih.
Hewan ini memiliki mata kecil dengan panjang tubuh rata-rata mencapai 55 sentimeter. Pada musim kawin, pejantan honey badger dikenal sangat teritorial dan akan mempertahankan wilayahnya dari pejantan lain. Makanan utamanya meliputi burung, katak, serta sarang lebah madu.
2. Klipspringer

Somalia juga menjadi habitat bagi berbagai jenis antelop, salah satunya klipspringer yang memiliki ukuran tubuh dan tanduk relatif kecil dibandingkan antelop lain.
Keunikan klipspringer terletak pada cara berjalannya, yakni bertumpu pada ujung kuku berbentuk silinder. Hewan ini dikenal setia pada pasangannya. Di alam liar, klipspringer kerap terlibat konflik dengan sesamanya melalui adu kepala dan gigitan.
3. Somali ostrich

Somali ostrich merupakan burung unta endemik yang berasal dari Somalia. Dahulu, spesies ini banyak ditemukan di wilayah tengah dan selatan negara tersebut. Namun kini, keberadaannya semakin langka.
Berdasarkan informasi dari laman Kevmrc, Somali ostrich telah masuk dalam daftar satwa terancam punah. Penurunan populasi burung ini dipicu oleh maraknya perburuan liar serta minimnya upaya penangkaran. Seperti burung unta pada umumnya, Somali ostrich tidak dapat terbang.
4. Rock hyrax

Rock hyrax dikenal dengan sejumlah nama lain, seperti cape hyrax, coney, atau rock rabbit. Meski sekilas mirip tikus, ukuran tubuhnya jauh lebih besar. Fakta menariknya, mamalia ini memiliki hubungan kekerabatan dekat dengan gajah.
Rock hyrax hidup di daerah dataran tinggi hingga ketinggian 4.200 meter di atas permukaan laut. Mereka biasanya bersarang di celah-celah bebatuan yang berfungsi sebagai tempat berlindung dari predator.
Keempat hewan asal Somalia tersebut memiliki keunikan tersendiri. Namun, untuk menjumpainya secara langsung di habitat alami bukanlah perkara mudah, mengingat sebagian di antaranya kian langka dan hidup di wilayah yang sulit dijangkau.


















