Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Berencana Resign? Pikirkan 4 Hal Penting Ini agar Tidak Menyesal

Berencana Resign? Pikirkan 4 Hal Penting Ini agar Tidak Menyesal
Pexels.com/KarolinaGrabowska

Mengundurkan diri atau resign dari pekerjaan merupakan hal yang cukup umum terjadi dalam dunia kerja. Keputusan ini biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari lingkungan kerja yang tidak sehat, beban pekerjaan yang terlalu berat, hingga alasan pribadi yang membuat seseorang merasa tidak lagi nyaman bekerja.

Pada dasarnya, resign bisa menjadi keputusan yang tepat jika telah dipertimbangkan secara matang. Namun, jika dilakukan secara terburu-buru tanpa memikirkan konsekuensinya, keputusan tersebut justru dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.

Agar tidak salah langkah, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk resign dari pekerjaan.

1. Apa alasan kamu resign?

Karyawan
Pexels.com/RodnaeProductions

Sebelum mengambil keputusan, coba renungkan kembali alasan terbesar yang mendorong Anda ingin resign. Apakah keputusan tersebut muncul karena emosi sesaat, atau memang disebabkan oleh kondisi kerja yang berdampak pada kesehatan mental dan kenyamanan Anda.

Jika masalah yang dihadapi masih dapat diselesaikan, sebaiknya jangan terburu-buru mengambil keputusan. Anda bisa mencoba mencari solusi, berdiskusi dengan atasan atau pihak HRD, bahkan mengambil cuti sejenak untuk menenangkan pikiran sebelum menentukan langkah selanjutnya.

2. Apakah kamu siap mengulangi fase "Jobseeker"?

Merenung
Pexels.com/EnginAkyurt

Resign tanpa memiliki pekerjaan baru berisiko membuat Anda berada dalam fase pencarian kerja yang panjang dan melelahkan. Proses menjadi jobseeker sering kali membutuhkan waktu yang tidak sebentar, mulai dari mengirim lamaran ke banyak perusahaan hingga mengikuti berbagai tahapan seleksi.

Karena itu, banyak orang memilih untuk mencari pekerjaan baru terlebih dahulu sebelum memutuskan resign agar tetap memiliki sumber penghasilan.

3. Apa kamu sudah punya tabungan untuk biaya hidup pasca-resign?

Ilustrasi tabungan
Pexels.com/TimaMiroshnichenko

Keputusan resign juga berarti menghentikan sumber penghasilan utama. Oleh karena itu, kondisi keuangan perlu menjadi pertimbangan penting sebelum mengambil langkah tersebut.

Jika sudah mantap untuk resign, pastikan Anda memiliki tabungan atau dana darurat yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup selama beberapa waktu ke depan. Dengan persiapan finansial yang baik, Anda dapat menjalani masa transisi pekerjaan dengan lebih tenang.

4. Apa kamu sudah punya planning setelah resign?

Karyawan
Pexels.com/AndreaPiacquadio

Sebelum resign, penting untuk memiliki gambaran jelas mengenai langkah selanjutnya. Apakah Anda akan langsung bekerja di perusahaan lain, melanjutkan pendidikan, atau mencoba membangun usaha sendiri.

Tanpa perencanaan yang matang, keputusan resign justru dapat menimbulkan kebingungan dan tekanan baru, terutama ketika tidak memiliki aktivitas maupun penghasilan tetap.

Pada akhirnya, keputusan untuk resign sebaiknya diambil dengan pertimbangan yang matang. Jangan menjadikannya sebagai pelarian dari masalah. Tetaplah bersikap profesional dan pastikan setiap langkah yang diambil membawa Anda menuju perkembangan karier yang lebih baik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Berencana Resign? Pikirkan 4 Hal Penting Ini agar Tidak Menyesal

17 Mar 2026, 05:00 WIBNews