Dua ABK Ditemukan Tewas pada Insiden Kapal Terbalik di Sungai Kapuas

- Dua ABK ditemukan meninggal dunia setelah kapal MV JH 07 terbalik di Sungai Kapuas, Sanggau, Kalimantan Barat pada 13 Maret 2026.
- Tim SAR gabungan masih mencari satu korban yang belum ditemukan, meski menghadapi arus sungai deras dan gelombang kuat.
- Operasi pencarian hari ketiga dilakukan dengan penyisiran visual dan penyelaman di area radius sekitar tiga nautical mile dari lokasi kejadian.
Sanggau, IDN Times - Dua korban kapal terbalik di Sungai Kapuas ditemukan meninggal dunia, pada Sabtu (14/3/2026). Sebelumnya diberitakan kapal MV JH 07 terbalik di Sungai Kapuas tepatnya di Desa Sansat, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Jumat (13/3/2026).
Dua dari tiga korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara satu orang lainnya masih dilakukan pencarian.
1. Tim SAR lakukan identifikasi

Kepala Kantor Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengatakan korban pertama ditemukan pada pukul 11.43 WIB.
“Pada 14 Maret 2026 pukul 11.43 WIB, satu orang korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak 1,92 nautical mile radial 193°. Saat ini korban masih dalam proses identifikasi,” ujarnya, Senin (15/3/2026).
Beberapa jam kemudian, tim kembali menemukan satu korban lainnya dalam kondisi meninggal dunia.
“Kemudian, pukul 13.08 WIB, korban atas nama Shang Mingde ditemukan pada dengan jarak 0,95 nautical mile radial 188° dari lokasi kejadian,” tuturnya.
2. Masih melanjutkan pencarian korban lainnya

Dengan ditemukannya dua korban tersebut, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya yang masih hilang.
Junetra juga menyampaikan bahwa proses pencarian di lapangan sempat mengalami kendala akibat kondisi arus Sungai Kapuas yang cukup deras.
“Tim SAR gabungan mengalami sedikit kendala di lapangan karena gelombang dan arus sungai yang sangat kencang, sehingga pencarian harus dilakukan dengan lebih berhati-hati,” ungkapnya.
3. Tim gabungan menyisir sungai kapuas

Memasuki hari ketiga operasi pencarian, tim masih berupaya menemukan korban terakhir dari tiga ABK yang sebelumnya dilaporkan tenggelam dalam insiden tersebut.
Junetra mengatakan bahwa pada hari ketiga operasi, tim melakukan pencarian dengan metode penyisiran secara visual di permukaan air serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai.
“Pada hari ketiga operasi SAR, tim melaksanakan pencarian dengan pola visual di sepanjang aliran sungai dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian kecelakaan (LKK). Luas area pencarian ditetapkan dengan radius sekitar 3 nautical mile (Nm) dari titik kejadian,” tukasnya.


















