Istilah “generasi sandwich” kini semakin akrab di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda produktif. Generasi ini menggambarkan kondisi seseorang yang harus menanggung beban finansial untuk tiga lapisan sekaligus, mulai dari orang tua, diri sendiri dan pasangan, hingga anak-anak.
Fenomena ini kian menjadi perhatian seiring meningkatnya rasio ketergantungan lansia terhadap usia produktif dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan perawatan dan tekanan ekonomi bagi generasi produktif.
Meski tidak mudah, ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk mengelola keuangan agar terhindar dari jeratan generasi sandwich.
