Samarinda, IDN Times - Demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) Kalimantan Timur (Kaltim) di depan Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (4/11/2026), berakhir setelah aparat kepolisian membubarkan massa menggunakan kendaraan water cannon.
Aksi yang berlangsung sejak siang hingga malam tersebut sempat memanas. Sejumlah mahasiswa berusaha menerobos barikade aparat untuk masuk ke kawasan kantor gubernur. Massa mendesak Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menemui mereka dan memberikan penjelasan terkait tujuh tuntutan yang sebelumnya disampaikan kepada pemerintah provinsi.
Namun, mahasiswa kecewa karena Rudy Mas'ud, Wakil Gubernur Seno Aji, dan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim tidak berada di lokasi lantaran sedang di Jakarta. Massa tetap bertahan menyuarakan tuntutan hingga sekitar pukul 20.30 Wita sebelum akhirnya dibubarkan aparat.