Plt Kepala Dishub Kaltim, Irhamsyah. (IDN Times / Erik Alfian)
Jembatan Mahakam di Kota Samarinda, dipastikan akan ditutup sementara selama proses investigasi berlangsung. Proses investigasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang dialami jembatan pasca ditabrak tongkat pengangkut kayu pada Minggu (16/2/2025).
Dalam rapat yang berlangsung di Balikpapan, Senin (24/2/2025) kemarin, jembatan akan ditutup kurang lebih selama dua minggu, selama proses investigasi berjalan.
Penutupan sementara Jembatan Mahakam "memaksa" pemerintah untuk menyiapkan rekayasa atau pengalihan lalu lintas.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim, Irhamsyah menerangkan, pihaknya sudah menyiapkan rencana rekayasa lalu lintas selama Jembatan Mahakam ditutup dalam rangka investigasi nanti.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Samarinda dan instansi terkait untuk rekayasa lalu lintas," kata Irhamsyah.
Selama proses investigasi, nantinya Dishub Provinsi Kaltim akan memberlakukan contraflow pada Jembatan Mahakam 4 atau Jembatan Mahakam Kembar, yang biasanya digunakan sebagai akses dari Samarinda kota menuju Samarinda Seberang.
"Jembatan Mahakam 4 nanti akan digunakan untuk menuju Samarinda kota maupun keluar dari Samarinda kota," kata Irhamsyah.