Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kemendes Berikan Penghargaan Desa Mandiri kepada 12 Desa di PPU
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar memukul kentongan sebagai tanda peresmian PT Pasar Desa Indonesia berbasis Bumdes di Desa Guwosari Bantul, DIY. ANTARA/Hery Sidik

Penajam, IDN TimesKementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan penghargaan desa mandiri kepada 12 desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

Laporan Antara, penghargaan desa mandiri, menurut Kepala Bidang Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Kekayaan Milik Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten PPU Nuryulianita Sunawardhati, berdasarkan hasil pengukuran IDM (indeks desa membangun).

1. Berdasarkan indeks ketahanan sosial

Ilustrasi masyarakat desa. Foto IDN Times

Kemudian desa mandiri juga ditentukan berdasarkan IKS (indeks ketahanan sosial), IKE (indeks ketahanan ekonomi) dan IKL (indeks ketahanan lingkungan).

Diharapkan desa yang masih berstatus desa maju dan berkembang ke depan bisa meningkatkan status menjadi desa mandiri, sehingga semua desa di daerah berjuluk Benuo Taka itu mendapatkan penghargaan desa mandiri dari Kemendes PDTT.

2. Penghargaan kepada desa mandiri dari Pemkab PPU

Ilustrasi Kantor Desa Labangka Kecamatan Babulu salah satu desa penerima ADD dan DD (IDN Times/Ervan Masbanjar)

Nuryulianita Sunawardhati juga berharap, penghargaan desa mandiri tidak hanya dari pemerintah pusat saja, tetapi pemerintah kabupaten juga memberikan penghargaan kepada desa mandiri tersebut.

Desa yang mendapatkan penghargaan desa mandiri antara lain, Desa Babulu Darat, Gunung Makmur, Gunung Mulia, Labangka Barat, Girimukti, Giripurwa, Sidorejo, Argomulyo, Sukaraja, Tengin Baru, Bangun Mulya, dan Desa Sesulu.

 "Dari 30 desa, 12 di antaranya berstatus desa mandiri, 15 desa maju dan tiga desa berkembang," ujar dia.

3. Penggunaan dana desa dengan baik

(Ilustrasi desa) ANTARA FOTO/Jojon

Kepala Desa Labangka Barat Joko Sadyono mengatakan, salah satu upaya wujudkan desa mandiri terkait penggunaan dana desa yang baik. Ia pun menerima penghargaan dan lencana status desa mandiri.

Penggunaan dana desa Desa Labangka Barat, jelas dia, salah satunya untuk penanganan pencegahan kemiskinan ekstrem atau kondisi ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Editorial Team

Related Article