Jejak Korban KM Virgo Diduga hingga Pesisir Pantai Seruyan

SAR Banjarmasin mengirim personel untuk mengidentifikasi mayat berjaket pelambung yang ditemukan di pesisir Desa Sungai Perlu, Seruyan Hilir.
Korban KM Virgo Transport 8 berpotensi hanyut ke sejumlah wilayah Kalimantan, sementara SAR berkoordinasi dengan beberapa provinsi.
Tim penyelam menemukan satu korban di badan kapal, sehingga total korban yang ditemukan menjadi 118 orang.
Banjarmasin, IDN Times - Kantor SAR Kelas A Banjamasin mengirimkan personelnya ke Kabupaen Seruyan Hilir Kalimantan Tengah guna mengidentifikasi penemuan mayat diduga penumpang KM Virgo Transport 8. Masyarakat setempat dihebohkan dengan penemuan mayat mengenakan jaket pelambung di pesisir pantai Desa Sungai Perlu, Seruyan Hilir di tengah hebohnya operas SAR kapal yang tenggelam di Laut Jawa.
"Saya sudah mendengar (informasi itu) dan langsung memerintahkan personel SAR Banjarmasin untuk mengidentifikasi mayat itu," kata Kepala SAR Banjarmasin I Putu Sudayana dalam jumpa pers di Posko SAR di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (20/9/2026).
1. Potensi para korban hanyut di wilayah Kalimantan

Petugas Basarnas di KN SAR Laksmana 241 melakukan pengamatan saat operasi SAR korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Kamis (17/9/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/kye Sudayana mengonfirmasi potensi dugaan para korban KM Virgo bisa hanyut ke sejumlah provinsi lain di Kalimantan, seperti salah satunya diduga terjadi ini. Sejak awal proses pencarian korban, ia mengaku selalu berkoordinasi dengan SAR di Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.
Terutama daerah-daerah yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan.
"Kebetulan pula pimpinan SAR di wilayah Kalteng, dan Kalbar dari Bali sehingga komunikasinya lebih cepat," paparnya.
2. Mayat korban dibawa ke Kalsel

Proses evakuasi korban KM Virgo Transport 8 menuju RS Bhayangkara Kalsel, Minggu (20/9/2026). Foto SAR Kepada personelnya itu, Sudayana meminta agar penemuan mayat ini langsung dibawa ke Banjarmasin guna proses identifikasi. Personel SAR di lapangan menghadapi tantangan yang vukup berat mengingat jauhnya jarak di antara Banjarmasin ke Seruyan Hilir.
"Anggota saya menuju ke sana naik motor trail, nanti mayatnya akan dibawa ke Banjarmasin," ungkap Sudayana.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Kalimantan Selatan akan mengidentifikasi korban. Petugas medis akan mencocokkan data ante mortem dari keluarga dengan data post mortem hasil pemeriksaan terhadap jenazah.
"Nanti medis Polda Kaltim yang akan menentukan identitas korban, apakah terkait dengan korban KM Virgo atau tidak," paparnya.
3. Progres penanganan korban KM Virgo

KM Virgo Transport 8 karam di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kamis (17/9/2026). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/kye Update bencana ini, tim penyelam gabungan Basarnas kembali menemukan satu korban di dalam badan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Minggu (20/9/2026).
Korban ditemukan saat kondisi cuaca dan arus bawah laut mendadak teduh selama 45 menit hingga penyelam berhasil mengevakuasi korban pukul 14.14 Wita. Evakuasi ini menambah total korban KM Virgo Transport 8 yang telah ditemukan menjadi 118 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 10 lainnya meninggal dunia. Sedangkan KM Virgo Transport 8 dilaporkan membawa sebanyak 243 orang terdiri penumpang dan kru.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















