Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jejak Korban KM Virgo Diduga hingga Pesisir Pantai Seruyan
Tim forensik TNI AL bersiap memeriksa jenazah usai dinaikan ke atas KRI I Gusti Ngurah Rai-332 saat operasi SAR KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (18/9/2026). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/agr
  • SAR Banjarmasin mengirim personel untuk mengidentifikasi mayat berjaket pelambung yang ditemukan di pesisir Desa Sungai Perlu, Seruyan Hilir.

  • Korban KM Virgo Transport 8 berpotensi hanyut ke sejumlah wilayah Kalimantan, sementara SAR berkoordinasi dengan beberapa provinsi.

  • Tim penyelam menemukan satu korban di badan kapal, sehingga total korban yang ditemukan menjadi 118 orang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (20/9/2026)

I Putu Sudayana memerintahkan personel SAR Banjarmasin mengidentifikasi mayat yang ditemukan di Desa Sungai Perlu. Tim penyelam gabungan Basarnas juga menemukan satu korban di dalam badan KM Virgo Transport 8.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Mayat yang diduga penumpang KM Virgo Transport 8 ditemukan mengenakan jaket pelambung dan akan diidentifikasi.
  • Who?
    Kantor SAR Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, Tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara Kalimantan Selatan, dan medis Polda Kaltim terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Mayat ditemukan di pesisir pantai Desa Sungai Perlu, Seruyan Hilir, Kalimantan Tengah.
  • When?
    Informasi penemuan dan perintah identifikasi disampaikan Minggu (20/9/2026).
  • Why?
    Identifikasi dilakukan untuk menentukan apakah mayat tersebut terkait korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
  • How?
    Personel SAR dikirim untuk identifikasi, lalu jenazah diminta dibawa ke Banjarmasin untuk pencocokan data ante mortem dan post mortem.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Orang-orang menemukan mayat memakai jaket pelambung di pantai Desa Sungai Perlu. Pak I Putu Sudayana menyuruh petugas SAR Banjarmasin memeriksanya. Mayat itu akan dibawa ke Banjarmasin. Tim DVI rumah sakit akan mencocokkan data keluarga dan hasil pemeriksaan supaya tahu apakah orang itu korban KM Virgo Transport 8.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Koordinasi SAR Banjarmasin dengan SAR di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur mendukung penanganan dugaan korban yang hanyut ke wilayah lain. Proses identifikasi juga melibatkan Tim DVI dan pencocokan data keluarga dengan hasil pemeriksaan jenazah, sehingga penentuan identitas dilakukan melalui pemeriksaan medis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banjarmasin, IDN Times - Kantor SAR Kelas A Banjamasin mengirimkan personelnya ke Kabupaen Seruyan Hilir Kalimantan Tengah guna mengidentifikasi penemuan mayat diduga penumpang KM Virgo Transport 8. Masyarakat setempat dihebohkan dengan penemuan mayat mengenakan jaket pelambung di pesisir pantai Desa Sungai Perlu, Seruyan Hilir di tengah hebohnya operas SAR kapal yang tenggelam di Laut Jawa.

"Saya sudah mendengar (informasi itu) dan langsung memerintahkan personel SAR Banjarmasin untuk mengidentifikasi mayat itu," kata Kepala SAR Banjarmasin I Putu Sudayana dalam jumpa pers di Posko SAR di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (20/9/2026).

1. Potensi para korban hanyut di wilayah Kalimantan

Petugas Basarnas di KN SAR Laksmana 241 melakukan pengamatan saat operasi SAR korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Kamis (17/9/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/kye

Sudayana mengonfirmasi potensi dugaan para korban KM Virgo bisa hanyut ke sejumlah provinsi lain di Kalimantan, seperti salah satunya diduga terjadi ini. Sejak awal proses pencarian korban, ia mengaku selalu berkoordinasi dengan SAR di Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

Terutama daerah-daerah yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan.

"Kebetulan pula pimpinan SAR di wilayah Kalteng, dan Kalbar dari Bali sehingga komunikasinya lebih cepat," paparnya.

2. Mayat korban dibawa ke Kalsel

Proses evakuasi korban KM Virgo Transport 8 menuju RS Bhayangkara Kalsel, Minggu (20/9/2026). Foto SAR

Kepada personelnya itu, Sudayana meminta agar penemuan mayat ini langsung dibawa ke Banjarmasin guna proses identifikasi. Personel SAR di lapangan menghadapi tantangan yang vukup berat mengingat jauhnya jarak di antara Banjarmasin ke Seruyan Hilir.

"Anggota saya menuju ke sana naik motor trail, nanti mayatnya akan dibawa ke Banjarmasin," ungkap Sudayana.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Kalimantan Selatan akan mengidentifikasi korban. Petugas medis akan mencocokkan data ante mortem dari keluarga dengan data post mortem hasil pemeriksaan terhadap jenazah.

"Nanti medis Polda Kaltim yang akan menentukan identitas korban, apakah terkait dengan korban KM Virgo atau tidak," paparnya.

3. Progres penanganan korban KM Virgo

KM Virgo Transport 8 karam di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kamis (17/9/2026). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/kye

Update bencana ini, tim penyelam gabungan Basarnas kembali menemukan satu korban di dalam badan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Minggu (20/9/2026).

Korban ditemukan saat kondisi cuaca dan arus bawah laut mendadak teduh selama 45 menit hingga penyelam berhasil mengevakuasi korban pukul 14.14 Wita. Evakuasi ini menambah total korban KM Virgo Transport 8 yang telah ditemukan menjadi 118 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 10 lainnya meninggal dunia. Sedangkan KM Virgo Transport 8 dilaporkan membawa sebanyak 243 orang terdiri penumpang dan kru.

Curated For You

Editorial Team

Related Article