Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty (IDN Times/Mela Hapsari)
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menjelaskan 6 pasien positif COVID-19 diantaranya adalah seorang aparatur sipil negara (ASN)
"BPN 157, laki-laki usia 29 tahun KTP Balikpapan, seorang ASN teknikal atau ASN kota di pelabuhan. BPN 158 usia 58, KTP Jakarta terdeteksi untuk perjalanan," ujarnya
Selain itu ada juga lanjutan tes swab massal yang digelar Pemkot Balikpapan minggu lalu kepada warga Balikpapan, dimana 3 diantaranya dilanjutkan dengan pemeriksaan swab.
"BPN 159 lanjutan screening massal minggu lalu dari 1.747 ada 3 yang swab, hasil swab ada 1 yang positif," ujar perempuan yang akrab dipanggil Dio ini.
Sementara itu, ada pula klaster pekerja Maluku Utara, klaster ini tidak hanya ada di Balikpapan namun juga ditemukan di kabupaten dan kota lain.
"BPN 160 usia 39 tahun dan BPN 161 merupakan orang Balikpapan yang bekerja di Maluku Utara lanjutan tracking dari BPN 118, sudah 3 orang klaster pekerja Maluku Utara dan hal yang sama ditemukan di kabupaten/ kota lainnya," katanya.
Sementara Dio juga menjelaskan, ada penambahan kasus dari pekerja migas yakni BPN 162 yang menjalani pemeriksaan karena akan kembali bekerja
Selain itu, tiga orang yang dinyatakan sembuh yakni pasien dengan kode BPN 79, BPN 92, dan BPN 108. Mereka adalah pekerja migas, klaster kampung baru dan klaster pemuka agama.
"BPN 92, dirawat di RST selama 15 hari kontak erat dari Klaster Kampung Baru, sudah 3 orang yang dinyatakan sembuh," kata Dio.