Karang Taruna Kalbar Masuk Era Baru, Faizi Siap Perkuat Organisasi

Pontianak, IDN Times - Karang Taruna kembali ditegaskan sebagai kekuatan utama dalam membina generasi muda dan menjawab berbagai persoalan sosial.
Pesan tersebut mengemuka dalam Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang berlangsung di Pendopo Gubernur Kalbar, pada Minggu (12/7/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, itu sekaligus menjadi ajang pemilihan Ketua Karang Taruna Provinsi Kalbar untuk periode kepengurusan berikutnya.
Dalam sambutannya, Ria Norsan menekankan bahwa Karang Taruna memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar organisasi kepemudaan. Menurutnya, Karang Taruna merupakan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat.
1. Karang Taruna jadi kader perangi penyalahgunaan narkoba

Ia mengingatkan seluruh kader Karang Taruna agar menjadi teladan, terutama dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja.
“Karang Taruna harus menjadi contoh yang baik. Jangan sampai justru ada anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Organisasi ini harus berada di garis depan dalam upaya pencegahan masalah sosial,” tegas Norsan.
Selain menjalankan fungsi pencegahan, Karang Taruna juga didorong lebih aktif mendampingi masyarakat yang menghadapi persoalan sosial, termasuk melalui program rehabilitasi sosial, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Menurut Norsan, peningkatan kapasitas generasi muda menjadi modal penting agar mampu bersaing, menciptakan lapangan kerja, dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
“Pelatihan keterampilan harus terus dilakukan. Dengan kemampuan yang dimiliki, para pemuda dapat mengembangkan potensi diri dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Mengakhiri arahannya, Gubernur berharap seluruh pengurus Karang Taruna mampu menjaga integritas, memperkuat komitmen organisasi, serta melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan berkontribusi bagi pembangunan Kalimantan Barat.
2. Serahkan bantuan perahu untuk kegiatan sosial

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Karang Taruna, Bahtiar Sebayang, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap penguatan organisasi.
Sebagai bentuk sinergi tersebut, Pemprov Kalbar menyerahkan bantuan satu unit perahu karet yang akan digunakan dalam operasi kemanusiaan saat terjadi bencana banjir.
Bahtiar menjelaskan, bantuan itu akan dimanfaatkan untuk proses evakuasi warga, distribusi logistik, hingga penyaluran bantuan sosial ke wilayah yang sulit dijangkau.
“Bantuan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan Karang Taruna dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi bencana banjir,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin semakin memperkuat kiprah Karang Taruna dalam bidang sosial, penanggulangan bencana, serta pemberdayaan masyarakat.
3. Muhammad Farizi terpilih jadi Ketua Karang Taruna Kalbar

Sementara itu, Temu Karya Karang Taruna Kalbar menetapkan Muhammad Faizi sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat yang baru.
Usai dipercaya memimpin organisasi, Faizi langsung menyampaikan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi internal mulai dari tingkat provinsi hingga desa.
“Alhamdulillah, kegiatan Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat dan juga kabupaten/kota telah rampung. Hari ini Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat bersama seluruh kabupaten/kota telah hadir dan siap menjalankan amanah organisasi,” katanya.
Faizi menilai masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Karena itu, ia menempatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai salah satu prioritas utama kepengurusannya.
“Kedepannya kita harus banyak berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat akan terus bersinergi dengan pemerintah untuk membantu kegiatan sosial maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Faizi akan segera menyusun kepengurusan tingkat provinsi sekaligus mempercepat konsolidasi organisasi di seluruh kabupaten dan kota agar roda organisasi dapat bergerak lebih efektif.
4. Target struktur Karang Taruna hingga ke tingkat desa

Ia juga menargetkan penguatan struktur Karang Taruna hingga ke tingkat desa bahkan RT/RW. Menurutnya, keberadaan organisasi sampai ke akar rumput akan mempermudah identifikasi persoalan sosial sekaligus mempercepat penanganannya.
“Kita akan bentuk sampai ke desa-desa, bahkan hingga tingkat RT/RW agar bisa menjadi pengawas dan mengetahui persoalan-persoalan yang ada di daerahnya masing-masing,” tegasnya.
Di bawah kepemimpinan baru, Faizi berharap Karang Taruna Kalbar tidak hanya kuat dari sisi organisasi, tetapi juga semakin aktif menghadirkan program pemberdayaan pemuda, aksi sosial, dan kolaborasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.




















