Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Merasa Mudah Stres dan Sulit Fokus? Cek Lagi Pola Makanmu

Merasa Mudah Stres dan Sulit Fokus? Cek Lagi Pola Makanmu
Ilustrasi stres (magnific.com/freepik)
Share Article

Pernah merasa suasana hati tiba-tiba berubah setelah mengonsumsi makanan tertentu? Atau justru lebih mudah cemas, sulit fokus, dan susah tidur tanpa penyebab yang jelas? Ternyata, pola makan tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga berperan penting terhadap kesehatan mental.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa makanan yang dikonsumsi setiap hari dapat memengaruhi fungsi otak, suasana hati, hingga kualitas tidur. Karena itu, penting untuk memperhatikan asupan makanan agar kesehatan mental tetap terjaga.

Berikut beberapa pola makan yang dapat berdampak pada kondisi mental.

1. Konsumsi gula berlebih bisa meningkatkan kecemasan

ilustrasi menuang gula pasir (freepik.com/freepik)
ilustrasi menuang gula pasir (freepik.com/freepik)

Makanan dan minuman tinggi gula memang mampu memberikan tambahan energi dalam waktu singkat. Namun, efek tersebut biasanya hanya bersifat sementara.

Konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan kadar gula darah naik dan turun secara drastis. Kondisi ini dapat memicu tubuh menjadi mudah lelah, suasana hati tidak stabil, hingga meningkatkan rasa cemas pada sebagian orang.

Untuk menguranginya, cobalah mengganti camilan manis dengan buah-buahan segar yang kaya vitamin dan serat.

2. Makanan olahan dapat memengaruhi suasana hati

ilustrasi junk food
ilustrasi junk food (pexels.com/Robin Stickel)

Junk food memang praktis dan lezat, tetapi terlalu sering mengonsumsinya dapat berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk kesehatan mental.

Makanan olahan umumnya tinggi lemak jenuh, garam, gula, serta rendah vitamin dan mineral yang dibutuhkan otak. Akibatnya, fungsi otak dan kestabilan suasana hati dapat ikut terganggu.

Mengganti makanan cepat saji dengan menu yang lebih segar dan bergizi dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh sekaligus menjaga kesehatan mental.

3. Kekurangan asam lemak omega-3 bisa memengaruhi konsentrasi

Ilustrasi makanan omega-3
Ilustrasi makanan omega-3 (freepik.com/freepik

Asam lemak omega-3 merupakan salah satu nutrisi penting untuk menjaga fungsi otak. Kekurangan omega-3 dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan suasana hati, sulit berkonsentrasi, hingga depresi.

Nutrisi ini dapat diperoleh dari ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan tuna, maupun dari kacang kenari serta biji chia. Menambahkan sumber omega-3 ke dalam menu harian dapat membantu menjaga kesehatan otak dan emosi.

4. Makanan atau minuman tinggi kafein meningkatkan stres dan gangguan tidur

ilustrasi membatasi konsumsi kafein
ilustrasi membatasi konsumsi kafein (pexels.com/www.kaboompics.com)

Secangkir kopi di pagi hari memang dapat membantu meningkatkan energi dan konsentrasi. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, kafein justru dapat memicu rasa gelisah, jantung berdebar, hingga gangguan tidur.

Kurang tidur akibat konsumsi kafein berlebih juga dapat memperburuk suasana hati dan meningkatkan tingkat stres. Jika mulai merasakan efek tersebut, cobalah mengurangi konsumsi kopi atau menggantinya dengan teh herbal maupun minuman tanpa kafein.

5. Konsumsi makanan bergizi membantu stabilitas emosi

ilustrasi pola makan sehat
ilustrasi pola makan sehat (pexels.com/Heather Brock)

Tubuh dan otak membutuhkan berbagai nutrisi, seperti protein, serat, vitamin, dan mineral agar dapat berfungsi secara optimal.

Beberapa makanan yang mengandung triptofan, seperti pisang, telur, susu, dan kedelai, membantu tubuh memproduksi serotonin, yaitu zat kimia yang berperan dalam menjaga suasana hati. Sementara itu, pola makan yang seimbang juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga emosi lebih terkendali.

Pola makan yang sehat bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental. Mengurangi konsumsi gula, junk food, dan kafein berlebihan, serta memperbanyak makanan bergizi seimbang, dapat membantu menjaga suasana hati tetap stabil, meningkatkan konsentrasi, dan mengurangi risiko gangguan kecemasan.

Karena itu, mulai sekarang jangan hanya memperhatikan rasa makanan, tetapi juga kandungan gizinya. Apa yang kamu konsumsi setiap hari bisa menjadi investasi penting bagi kesehatan tubuh sekaligus kesehatan mental.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

7 Kafe Hits di Samarinda yang Wajib Kamu Kunjungi!

10 Des 2024, 06:00 WIBFood
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More