Petugas Karhutla Tumbang saat Tugas di Banjar, Bupati Gratiskan Biaya

- Bupati Banjar Saidi Mansyur menggratiskan biaya pengobatan enam petugas karhutla yang mengalami gangguan pernapasan saat memadamkan api di Desa Bincau, Martapura.
- Saidi mengapresiasi relawan dan petugas pemadam, sekaligus mengingatkan mereka agar tidak memaksakan kondisi fisik serta segera mencari pertolongan medis bila kelelahan atau sesak napas.
- Enam petugas, termasuk lima relawan BUSER 690 dan satu personel BPBD Banjar, beberapa sempat pingsan saat menangani kebakaran dekat permukiman warga.
Banjar, IDN Times - Bupati Banjar, Kalimantan Selatan, Saidi Mansyur menggratiskan biaya pengobatan enam petugas yang mengalami gangguan pernapasan saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Bincau, Kecamatan Martapura.
Saidi menyampaikan hal tersebut saat menjenguk para petugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ratu Zalecha Martapura, Jumat malam.
"Pemkab Banjar komitmen terhadap penanganan kesehatan bagi petugas karhutla, sehingga menggratiskan biaya pengobatan," ujar Saidi dilaporkan Antara.
1. Pemkab Banjar apresiasi petugas karhutla

Bupati Banjar Saidi Mansyur bersama Dandim dan Kapolres menjenguk pasien keracunan di RSUD Ratu Zalecha, Kamis (9/10/2025) malam. (MC Kominfo Banjar) Ia mengapresiasi para relawan dan petugas yang berupaya memadamkan api untuk melindungi masyarakat serta lingkungan dari ancaman karhutla. Namun, Saidi mengingatkan mereka agar tetap mengutamakan keselamatan selama bertugas.
"Semangat dan kepedulian para relawan patut kita apresiasi. Namun, keselamatan diri juga harus menjadi perhatian utama. Jangan terlalu memaksakan diri apabila kondisi fisik sudah tidak memungkinkan," katanya.
2. Penggunaan alat pelindung diri karhutla

Ilustrasi karhutla di Desa Pengalaman Kec Marapura Barat Kabupaten Banjar, Jumat (21/8/2026). Foto KLHK Saidi juga menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk mengurangi risiko paparan asap saat melakukan pemadaman. Petugas yang mengalami kelelahan atau gangguan pernapasan diminta segera menghentikan aktivitas dan mendapatkan pertolongan medis.
"Kami berharap kejadian serupa tidak terulang dan seluruh petugas maupun relawan penanganan karhutla agar selalu memperhatikan keselamatan selama menjalankan tugas mulianya di lapangan," pesannya.
3. Petugas karhutla yang mengalami masalah sesak napas

Karhutla di Desa Pengalaman Kec Marapura Barat Kabupaten Banjar, Jumat (21/8/2026). Foto KLHK Enam petugas yang mengalami gangguan pernapasan tersebut terdiri atas lima relawan Bumi Selamat Rescue (BUSER 690), yakni Hasanudin, M Hasan, M Rizky, Aditya, dan Yosi Rahman, serta Aulia Rizky dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar.
Beberapa di antara mereka bahkan sempat pingsan saat berupaya memadamkan karhutla di Desa Bincau. Lokasi kebakaran yang berada di sekitar permukiman warga membuat petugas harus bergerak cepat untuk mencegah api meluas dan membahayakan masyarakat.




















