Polisi lakukan penyelidikan terkait tewasnya pasutri di Kalteng malam tadi, Jumat (23/9/2022) (dok. Istimewa)
Sedangkan untuk kondisi anak korban, Ronny mengatakan, MY mengalami trauma pasca kejadian tersebut. Sebab MY merupakan orang yang melihat pelaku keluar dari kamar ayahnya.
"Pasti trauma, tetapi untuk sekarang sudah bersama kakaknya. Tadi sudah kami periksa dan sudah normal," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sepasang suami-istri (pasutri) berinisial YA (46) dan F (45) ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya yang berada di Jalan Kamboja Kecamatan Pahandut Palangka Raya Kalteng pada Jumat (23/9/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.
Keduanya tewas akibat diserang oleh pria tak dikenal dengan senjata tajam jenis parang.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolresta Palangka Raya Komisaris Besar Polisi Budi Santosa kepada IDN Times.
"Benar, saat itu anak perempuan korban berinisial MY (17) kebetulan berada di lokasi kejadian dan melihat ada orang tak menggunakan pakaian membawa parang," jelasnya kemarin, Sabtu (24/9/2022).