Ilustrasi ruang Isolasi COVID-19 Asrama Haji Pondok Gede (Dok. Kemenag)
Sementara itu, sang suami, Mardianto meminta agar seluruh masyarakat dapat berpartisipasi mendukung upaya pencegahan penularan virus corona dengan menggunakan masker dan mencuci tangan setelah selesai beraktivitas. Terkait pelayanan yang diberikan ketika menjalani proses isolasi, dirinya merasa sangat terbantu.
Selama proses isolasi, ia bersama istrinya dirawat dalam satu ruangan dan diberikan kesempatan untuk beraktivitas di dalam ruangan termasuk untuk membawa barang bawaan dari rumah.
“Kami bebas membawa apa-apa, jadi sudah kayak di rumah,” terangnya.
Selain itu, para petugas medis yang memberikan pelayanan juga selalu memberikan motivasi agar ia bersama istrinya dapat dalam keadaan bahagia sehingga tidak tertekan secara psikologis agar dapat lebih cepat pulih.
“Kami dibikin happy, terus dimotivasi agar kami sembuh, kadang para perawat kalau pas tidak pakai APD mereka kirim WA ke kami menanyakan bagaimana kondisi dan apa yang diperlukan,” pungkasnya.