Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ilustrasi telur ayam segar yang disiapkan untuk bahan masakan. (pexels.com/@iris-art-1234390)
  • BULOG Kaltimtara menyalurkan jagung pakan bersubsidi Rp5.000 per kilogram melalui program SPHP untuk menekan biaya produksi peternak ayam petelur mikro.

  • Selain pakan murah, BULOG memperkuat penyerapan telur peternak guna menjaga keseimbangan pasar, kepastian pemasaran, dan keberlanjutan produksi di Kaltim serta Kaltara.

  • Program sinergi pemerintah, Bapanas, BULOG, ID FOOD, dan BUMN pangan menargetkan penguatan ekosistem peternakan rakyat dari hulu hingga hilir.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Balikpapan, IDN Times - Perum BULOG Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimtara) menyalurkan jagung pakan bersubsidi seharga Rp5.000 per kilogram untuk membantu menekan biaya produksi peternak ayam petelur skala mikro. Selain menyediakan pakan murah, BULOG juga memperkuat penyerapan telur ayam guna menjaga keberlangsungan usaha peternak.

Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sinergi BUMN Pangan Bersama Peternak Ayam Petelur Mikro di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 23, Balikpapan, Kamis (5/11/2026). Kegiatan ini melibatkan pemerintah, BULOG, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta sejumlah BUMN pangan.

Melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung, BULOG menyediakan jagung pakan dengan harga Rp5.000 per kilogram di gudang BULOG bagi peternak mikro sesuai ketentuan yang berlaku.

1. Meringankan beban bagi peternak ayam

Perum BULOG Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimtara) menyalurkan jagung pakan bersubsidi seharga Rp5.000 per kilogram untuk membantu menekan biaya produksi peternak ayam petelur skala mikro. Foto istimewa

Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban peternak, mengingat biaya pakan menjadi salah satu komponen pengeluaran terbesar dalam usaha ayam petelur. Di sisi lain, penyerapan telur juga dilakukan untuk membantu menjaga keseimbangan pasar dan memberikan kepastian pemasaran hasil produksi.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pemerintah berupaya membangun ekosistem peternakan rakyat dari hulu hingga hilir dengan melibatkan BUMN pangan.

"Peternak mikro merupakan bagian penting dari kekuatan pangan nasional. Pemerintah hadir dengan membangun ekosistem peternak dari hulu sampai hilir, melibatkan BUMN pangan. Melalui sinergi Kementan, Bapanas, BULOG, dan ID FOOD, kita ingin peternak semakin kuat, usahanya berkembang, dan kesejahteraannya meningkat," ujarnya.

2. Penguatan ketahanan pangan nasional

Dirut Bulog RI Ahmad Rizal Riduan. (IDN Times/Muhaimin)

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menambahkan bahwa dukungan terhadap peternak mikro merupakan bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan komoditas di pasar, tetapi juga membutuhkan dukungan terhadap pelaku usaha di tingkat produksi.

Melalui program SPHP Jagung dan sinergi penyerapan telur, BULOG berupaya memastikan peternak mendapatkan bahan baku pakan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga keberlanjutan produksi.

3. Efisensi peternak ayam di wilayah Kaltimra

ilustrasi peternakan ayam petelur (pexels.com/Ayudia)

Sementara itu, Kepala Perum BULOG Kanwil Kaltimtara, Musazdin Said, menyebut penyediaan jagung pakan dengan harga terjangkau menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga efisiensi usaha peternak ayam petelur di Kaltim dan Kaltara.

Pasalnya, tingginya biaya pakan dapat meningkatkan ongkos produksi dan mengancam keberlangsungan usaha, terutama bagi peternak skala mikro.

BULOG Kaltimtara juga berkomitmen memperkuat penyerapan telur hasil produksi peternak melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kepastian pasar sekaligus menjaga keseimbangan antara biaya produksi dan harga jual.

Ke depan, BULOG akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah, Bapanas, BUMN pangan, serta koperasi peternak untuk memastikan penyaluran jagung SPHP berjalan transparan dan tepat sasaran.

Melalui sinergi tersebut, peternak ayam petelur skala mikro diharapkan mampu mempertahankan produktivitas, mengembangkan usaha, serta berkontribusi menjaga ketersediaan telur ayam bagi masyarakat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article