Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Salah satu proses pembangunan jalan yang akan memperkuat konektivitas antar kawasan strategis di KIPP IKN. Foto Humas OIKN
Salah satu jalan yang dibangun akan memperkuat konektivitas antar kawasan strategis di KIPP IKN. Foto Humas OIKN

Intinya sih...

  • Pembangunan jalan konektivitas KIPP IKN segera rampung, menjadi fasilitas utama di kawasan IKN.

  • Progres pembangunan tujuh paket pekerjaan mencapai 99-100 persen, menghubungkan berbagai persil strategis di IKN.

  • Jalan ini mendukung mobilitas harian, aktivitas pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, dan hunian aparatur negara serta masyarakat di Ibu Kota Nusantara.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Penajam, IDN Times – Pembangunan jaringan jalan di kawasan konektivitas Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan segera rampung. Infrastruktur tersebut akan menjadi salah satu fasilitas utama yang menopang mobilitas dan aktivitas di kawasan IKN. Otorita IKN pun terus memacu percepatan pembangunan infrastruktur dasar sebagai tulang punggung konektivitas KIPP.

Salah satu fokus utama saat ini ialah pembangunan Jalan Segmen 1B–1C yang dirancang sebagai jalan utama di KIPP IKN. Ruas ini memiliki peran strategis dalam menghubungkan berbagai persil penting, mulai dari kawasan pendidikan, pemerintahan, hingga perumahan.

“Pembangunan jaringan jalan ini dilaksanakan melalui tujuh paket pekerjaan, yakni Paket A hingga G. Rata-rata progres pembangunan telah mencapai 99 persen,” ujar Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Aswin Grandiarto Sukahar, Jumat (9/1/2026).

1. Hubungkan fungsi kawasan aktivitas pemerintahan dan kehidupan masyarakat

Salah satu jalan yang dibangun akan memperkuat konektivitas antar kawasan strategis di KIPP IKN. Foto Humas OIKN

Aswin menjelaskan, keberadaan jalan tersebut tidak hanya mendukung mobilitas harian, tetapi juga menjadi penghubung antarfungsi kawasan yang akan menopang aktivitas pemerintahan serta kehidupan masyarakat di wilayah IKN.

Ia merinci progres masing-masing paket pekerjaan. Paket A dengan progres 99 persen merupakan jalan Seksi 1 sepanjang 1,3 kilometer yang menghubungkan Rusun ASN 1 hingga kawasan Lapangan PSSI. Paket B telah rampung 100 persen pada Seksi 2 sepanjang 1,9 kilometer, yang melewati sejumlah persil strategis, termasuk Sekolah Al-Azhar.

Selanjutnya, Paket C dengan progres 100 persen merupakan jalan Seksi 3 sepanjang 1,8 kilometer yang melayani akses menuju kawasan pendidikan, seperti Sekolah Taruna Nusantara. Paket D juga telah selesai 100 persen pada Seksi 5 sepanjang 2,2 kilometer untuk mendukung konektivitas antarkawasan persil investasi pergudangan Sunhub.

2. Progres jalan lingkar PSSI sepanjang 2,2 km capai 99 persen

Salah satu jalan yang dibangun akan memperkuat konektivitas antar kawasan strategis di KIPP IKN. Foto Humas OIKN

Paket E dengan progres 99 persen merupakan jalan lingkar PSSI sepanjang 2,2 kilometer yang menghubungkan Lapangan PSSI dengan RS Mayapada. Sementara itu, Paket F telah rampung 100 persen dengan panjang 2,5 kilometer, menghubungkan sisi samping dan lanjutan jalan tol Seksi 6C, melewati persil menuju RS Abdi Waluyo serta terhubung dengan Exit Tol Pulau Balang.

“Paket G juga telah selesai 100 persen. Jalan sepanjang 1 kilometer pada Seksi 4 ini mengarah ke kawasan Sekolah Taruna Nusantara,” tambahnya.

Menurut Aswin, Jalan Segmen 1B–1C merupakan infrastruktur strategis di IKN karena menghubungkan berbagai persil yang saat ini telah dan tengah dibangun, seperti Kampus Universitas Gunadarma, SMA Taruna Nusantara, Rumah Sakit Abdi Waluyo, serta fasilitas lainnya.

“Dengan terbangunnya ruas jalan ini, kami berharap akses logistik pembangunan IKN semakin lancar, peluang investasi semakin terbuka, dan ke depan dapat dimanfaatkan masyarakat umum sebagai jalur konektivitas di dalam KIPP IKN,” ungkapnya.

3. Akses logistik pembangun IKN semakin lancar, peluang investasi makin terbuka

Pembangunan jalan yang akan memperkuat konektivitas antar kawasan strategis di KIPP IKN. Foto Humas OIKN

Ia menegaskan, pembangunan Jalan Segmen 1B dan 1C menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi, aman, dan efisien di kawasan KIPP IKN. Kehadiran jaringan jalan utama ini diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, serta hunian aparatur negara dan masyarakat di Ibu Kota Nusantara.

“Kami di Otorita IKN berkomitmen memastikan pembangunan infrastruktur berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan memberikan manfaat optimal bagi terwujudnya Nusantara sebagai kota masa depan Indonesia,” pungkas Aswin.

Editorial Team