Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[UPDATE] Total Positif COVID-19 di Kaltim Menembus 503 Kasus

[UPDATE] Total Positif COVID-19 di Kaltim Menembus 503 Kasus
Plh Diskes Kaltim Andi Muhammad Ishak saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah media pada Senin 23 Maret 2020 (IDN Times/Yuda Almerio)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Penambahan kasus pasien positif virus corona atau COVID-19 di Kalimantan Timur, masih terjadi. Pada Minggu (28/6/2020) terdapat tambahan 9 pasien terkonfirmasi COVID-19. 

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Kaltim, Andi M Ishak mengatakan jumlah total kasus COVID-19 di Kaltim sudah mencapai 503.

"2 kasus terkonfirmasi dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), 5 dari Balikpapan dan 2 dari Samarinda," jelas Andi dalam siaran pers daring, Minggu.

1. Samarinda mendapat penambahan dua kasus jelang relaksasi tahap tiga

Jenazah pasien terkait COVID-19 di RSUD Daya Makassar. Dok. IDN Times
Jenazah pasien terkait COVID-19 di RSUD Daya Makassar. Dok. IDN Times

Jelang pelaksanaan relaksasi atau pelonggaran aktivitas tahap tiga di tengah pendemik, Samarinda justru mendapatkan penambahan dua kasus terkonfirmasi COVID-19. Diungkapkan Andi, pasien terkonfirmasi di Samarinda merupakan kasus orang tanpa gejala (OTG). Pasien pertama berkode SMD 67, laki-laki 19 tahun yang melakukan perjalanan Samarinda-Banjarmasin. Pasien tersebut telah menjalani rawat inap di RS Karantina Bapelkes.

"Kedua, SMD 68, laki-laki 21 tahun yang merupakan warga Balikpapan dan bekerja melayani shipping Samarinda-Balikpapan. Pasien saat ini tengah mejalani perawatan di RS Karantina Bapelkes," jelasnya.

2. Penambahan kasus akibat pelonggaran aktivitas yang belum matang

Ilustrasi pasien COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Lucy Nicholson
Ilustrasi pasien COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Lucy Nicholson

Andi menilai, kasus baru COVID-19 hari ini akibat pelonggaran aktivitas yang belum benar-benar siap untuk dilakukan bagi sebagian besar masyarakat Kaltim. Pemahaman tentang tatanan hidup baru, kata Andi, seharusnya memiliki kajian yang lebih kompleks dalam implementasinya. Pelaksanaannya pun harus dilakukan berkala melihat dari tolok ukur kasus di setiap kabupaten/kota.

"Penerapannya pun tidak bisa di semua sektor. Perlu dilihat dulu lokasi dan aktivitas mana yang bisa didahulukan sambil tetap memegang teguh protokol kesehatan, karena setiap orang memiliki potensi tertular dan menularkan," terangnya.

3. Pasien sembuh dari COVID-19 juga bertambah

Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Meski kasus terkonfirmasi COVID-19 di Kaltim masih bertambah, akan tetapi hal serupa juga terjadi pada jumlah pasien sembuh. Hari ini, 11 orang dinyatakan sembuh total dari virus corona. Rinciannya, 3 kasus dari Kabupaten Kutai Barat (Kubar), 1 kasus dari Kabupaten PPU, 1 kasus dari Bontang, dan 6 sisanya dari Balikpapan.

"Pasien dinyatakan sembuh setelah dua kali menjalani tes dengan hasil negatif, dan pemeriksaan klinis tidak ada lagi gejala dari yang bersangkutan," tandasnya.

Untuk diketahui, selain kasus sembuh dan positif, perkembangan COVID-19 pada kategori orang dalam pemantauan (ODP) juga mendapat penambahan 61 kasus dengan total akhir 12.323 pasien. Untuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) juga mengalami penambahan 2 kasus dengan total menjadi 837 orang. Hasil swab negatif pun demikian, yakni bertambah 310 pasien dengan total akhir 2.783 kasus dan yang masih menunggu hasil pemeriksaan sebanyak 310 pasien.

Share Article
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Kalimantan Timur

See More

Mental Lagi Drop? Coba 5 Tips Ini agar Pikiran Lebih Tenang dan Bahagia

27 Mei 2026, 11:00 WIBNews