TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Belasan Ribu Gakin di Kaltim Memperoleh Dana Desa Rp46,33 Miliar

Setiap keluarga menerima bantuan Rp300 ribu per bulan

Ilustrasi penerima BLT (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

Samarinda, IDN Times - Sebanyak 12.870 keluarga miskin di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2023 menerima bantuan langsung tunai (BLT) dana desa senilai Rp46,33 miliar, di mana setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan.

“Untuk pembayarannya sudah dilakukan sejak Januari, sehingga sampai Rabu (12/4) kemarin telah disalurkan Rp3,34 miliar untuk 3.712 keluarga penerima,” ujar Kabid Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Aswanda dilaporkan Antara di Samarinda, Kamis (13/4/2023).

Baca Juga: Polresta Samarinda Memburu Pengetap BBM Penyebab Kebakaran Mobil

1. Gakin penerima BLT di Kaltim turun

Ilustasi penyerahan BLT. (dok. Kemensos)

Didampingi Kasi Pembangunan Desa Isnawati, Aswanda mengatakan jumlah keluarga penerima BLT Dana Desa tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya sebanyak 72.822 keluarga penerima manfaat (KPM), sedangkan tahun ini hanya 12.870 KPM.

Penurunan jumlah penerima, karena tahun ini BLT Dana Desa hanya diperuntukkan bagi warga yang masuk dalam data kemiskinan ekstrem berdasarkan data yang telah diverifikasi melalui program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE).

PPKE, katanya, merupakan program pengentasan kemiskinan melalui upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah bersama masyarakat dalam bentuk kebijakan, program dan kegiatan pemberdayaan, pendampingan, serta fasilitasi untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

2. Enam kriteria penerima BLT

Warga di Jawa Timur mendapat BLT dampak kenaikan BBM di Jawa Timur (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Ia merinci 12.870 KPM tersebut, merupakan keluarga dari enam kriteria, yakni miskin ekstrem kelompok 1 sebanyak 1.439 KPM, miskin ekstrem kelompok 2-10 sebanyak 6.772 KPM.

Kemudian, keluarga yang kehilangan mata pencaharian sebanyak 998 KPM, keluarga yang memiliki anggota keluarga penyakit kronis atau penyakit akut atau difabel sebanyak 670 KPM.

Selanjutnya, keluarga yang tidak menerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 1.429 KPM, dan rumah tangga tunggal dengan penghuni lanjut usia sebanyak 1.562 KPM.

Baca Juga: Bulog Samarinda Distribusikan 2.369,25 Ton Komoditas ke Pasar Murah

Berita Terkini Lainnya