Samarinda, IDN Times - Kekalahan dari Persija Jakarta pada laga perdana BRI Super League 2026/27 menjadi hasil yang mengecewakan bagi Borneo FC Samarinda. Namun, pelatih Mauro Jeronimo meminta performa tim tidak hanya dinilai dari hasil akhir.
Menurut Mauro, Borneo FC tetap menunjukkan perlawanan hingga menit-menit terakhir. Meski tertinggal lewat sundulan Alexander Jeremejeff pada babak pertama, Pesut Etam terus berupaya mencari gol penyeimbang.
Secara statistik, Borneo FC bahkan tampil lebih agresif. Mereka mencatat 17 percobaan dengan sembilan di antaranya tepat sasaran. Sementara Persija hanya membukukan delapan percobaan dan tiga tembakan tepat sasaran.
