Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pesepak bola PSIM Yogyakarta Muhammad Iqbal (tengah) berselebrasi seusai menjebol gawang tim Borneo FC Samarinda pada laga BRI Super League 2028-27 di Stadion Sultan Agung, Bantul, D.I Yogyakarta, Minggu (1/11/2026). PSIM Yogyakarta menang atas Borneo FC Samarinda dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Kala/Afa/wsj.
  • Borneo FC menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/27, dengan kedua tim memburu kebangkitan usai kalah pada laga sebelumnya.
  • Borneo FC berada di peringkat ke-11 dengan sembilan poin dari tujuh laga, sedangkan PSM menempati posisi ke-13 dengan poin sama dari delapan pertandingan.
  • Mauro Jeronimo mewaspadai kualitas PSM, sementara PSM bertekad meningkatkan efektivitas peluang untuk membawa pulang poin dari Samarinda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samarinda, IDN Times - Borneo FC Samarinda mengincar kebangkitan saat menjamu PSM Makassar pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/27 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/11/2026). Meski bermain di kandang, Pesut Etam tetap mewaspadai kekuatan Juku Eja yang dinilai memiliki keseimbangan permainan.

Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menilai PSM memiliki komposisi pemain berkualitas dengan kekuatan fisik, kecepatan, serta pengalaman di lini pertahanan dan serangan.

Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan setelah menelan kekalahan pada pertandingan sebelumnya. Borneo FC takluk 1-2 dari PSIM Yogyakarta, sedangkan PSM kalah 0-1 saat menjamu Madura United FC.

1. Perjuangan Borneo FC yang masih belum sempurna

Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo awali kiprah di Grup D AFC Challenge League (ACGL) 2026/2027 dengan kemenangan 2-0 atas wakil Myanmar, Yangon United, di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026). IG_borneofc.id

Di klasemen sementara, Borneo FC menempati peringkat ke-11 dengan sembilan poin dari tujuh pertandingan. Sementara itu, PSM berada di posisi ke-13 dengan koleksi poin yang sama, tetapi sudah memainkan delapan laga.

"Menurut saya, Makassar adalah tim yang bagus. Mereka memperkuat skuat musim ini dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas, memiliki fondasi dari musim lalu yang dipadukan dengan rekrutan-rekrutan baru," ujar Mauro dikutip dari Ileague.id.

Meski mengakui kualitas lawan, pelatih asal Portugal tersebut memastikan timnya telah mempelajari permainan PSM untuk menemukan celah yang bisa dimanfaatkan.

2. Pertandingan berat bagi Borneo FC

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Marcos Astina (kanan) berselebrasi bersama rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang tim Java United pada pertandingan BRI Super League di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/bar

Pemain Borneo FC, Marcos Astina, juga menyadari pertandingan tidak akan berjalan mudah. Namun, ia optimistis dukungan suporter di Stadion Segiri bisa membantu tim mengamankan tiga poin.

"Kami tahu bahwa kami bermain di kandang sendiri, dan kami harus memenangkan pertandingan ini untuk meraih tiga poin serta memperbaiki posisi di klasemen," kata Astina.

Di kubu lawan, pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, optimistis timnya mampu membawa pulang poin jika bisa mempertahankan performa dalam empat hingga lima pertandingan terakhir.

"Saya percaya jika kita mampu menunjukkan performa dan level permainan yang sama seperti empat hingga lima pertandingan terakhir, kita bisa kembali ke Makassar dengan raihan poin," ujarnya.

3. PSM juga tidak gentar bermain di Samarinda

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic (kanan), saat memimpin sesi latihan di Stadion Kalegowa, Pallangga, pada 9 September 2026. (instagram.com/psm_makassar)

PSM juga bertekad memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir setelah gagal memaksimalkan sejumlah peluang saat menghadapi Madura United.

Pemain PSM, Stefan Jevtoski, menegaskan timnya memiliki kualitas untuk memberikan perlawanan. Ia berharap para pemain lebih efektif memanfaatkan peluang sekecil apa pun saat menghadapi Borneo FC.

"Kami tahu kami memiliki tim yang kuat. Di pertandingan sebelumnya kami menciptakan banyak peluang, walau belum berhasil mencetak gol. Laga nanti, seminimal apa pun peluang yang ada, kami akan berusaha tampil efektif dan mengonversinya menjadi gol," ungkapnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article