Pesepak bola PSIM Yogyakarta Muhammad Iqbal (tengah) berselebrasi seusai menjebol gawang tim Borneo FC Samarinda pada laga BRI Super League 2028-27 di Stadion Sultan Agung, Bantul, D.I Yogyakarta, Minggu (1/11/2026). PSIM Yogyakarta menang atas Borneo FC Samarinda dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Kala/Afa/wsj.
Caretaker PSIM, Guntur Cahyo Utomo, mengaku kemenangan tersebut terasa emosional bagi timnya. Dia mengapresiasi kerja keras para pemain yang tetap berjuang meski sempat tertinggal lebih dulu.
“Alhamdulillah. Semua berkat kerja keras pemain, berkat doa suporter, doa keluarga kami di rumah sehingga kita bisa dapat tiga poin. Ini adalah sesuatu yang luar biasa untuk kami,” kata Guntur dikutip dari Ileague.id seusai pertandingan.
Dia juga mengaku bangga dengan respons para pemain PSIM yang tidak menyerah setelah kebobolan lebih dulu.
“Saya sangat salut, sangat bangga dengan respons dari para pemain. Mereka tidak mau menyerah, mereka terus bekerja, tetap berlari, tetap mencoba untuk mencari gol dan ya akhirnya, kita berhasil mengamankan tiga poin,” ujarnya.