Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Diduga Sopir Panik, Forklif Terbalik di Jembatan Kapuas II Kalbar
Forklift terbalik di atas jembatan Kapuas II, Kubu Raya, Kalbar (dok. istimewa)

Balikpapan, IDN Times - Satu unit mobil forklif dilaporkan terbalik di atas Jembatan Kapuas II Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) pada, Minggu (25/12/22). Alat bantu untuk mengangkat benda-benda berat itu diduga terbalik akibat mengalami mati mesin.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya Inspektur Satu Apit Junaedi mengungkapkan, sopir yang panik karena mobil itu mati di tengah jalan pun langsung kehilangan keseimbangan yang mengakibatkannya terbalik.

"Untungnya terhadap sopir forklif dalam keadaan sehat dan tidak terdapat luka," ujarnya.

1. Forklift mati mesin dan langsung oleng

Kondisi forklift yang terbalik di atas Jembatan Kapuas II (dok. istimewa)

Lebih rinci, Apit menerangkan, forklift tersebut awalnya datang dari arah Simpang Brimob hendak menuju ke Simpang Kapur.

Ketika akan menuruni Jembatan Kapuas II menuju Simpang Kapur, mendadak mesin forklift tiba-tiba mati yang menyebabkan badan kendaraan menjadi oleng. Sontak saja kejadian itu mengejutkan para pengguna jalan lain hingga sempat terjadi kemacetan panjang.

"Personel pada saat pengaturan mendapatkan info dari warga langsung menuju TKP dan melakukan pengaturan lalu lintas, kami segera melakukan evakuasi dengan meminta bantuan dari dump truk milik warga yang melintas," jelasnya.

2. Kemacetan di atas jembatan cepat teratasi

Kemacetan panjang terjadi di Jembatan Kapuas II, Kubu Raya usai sebuah forklift terbalik (dok. istimewa)

Sementara itu, Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aipda Ade Surdiansyah membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan saat ini forklift sudah dilakukan evakuasi.

Bahkan tak membutuhkan waktu lama, pihak Polantas juga langsung mengurai kepadatan arus pengguna kendaraan yang sempat mengular di Jembatan Kapuas II.

"Diharapkan kepada masyarakat atau sopir yang hendak melakukan perjalanan upayakan mengecek kondisi kesehatan mesin kendaraan secara maksimal. Sehingga kejadian serupa tidak terulang," tegas Ade.

Editorial Team

Related Article